10 Manfaat Tak Terduga Tape Singkong

Posted on

Kandungan Nutrisi dalam Tapai Singkong

Tapai singkong adalah salah satu makanan tradisional Indonesia yang terbuat dari fermentasi singkong. Proses fermentasi ini tidak hanya memberikan rasa khas, tetapi juga menghasilkan berbagai bakteri baik yang bermanfaat bagi tubuh. Singkong yang digunakan biasanya berwarna putih atau kuning dan memiliki rasa manis. Untuk membuat tapai singkong, singkong terlebih dahulu dikukus hingga matang, lalu ditaburi ragi dan dibungkus dengan daun pisang atau ditempatkan di wadah kedap udara. Proses fermentasi biasanya memakan waktu sekitar 2–3 hari, dan semakin lama prosesnya, tekstur singkong akan semakin empuk.

Selain dimakan langsung, tapai singkong bisa diolah menjadi berbagai hidangan lezat seperti bolu, bronis, kolak, puding, atau campuran dalam es buah. Berdasarkan data Komposisi Pangan Indonesia, per 100 gram tapai singkong mengandung:

  • Air: 57,4 gram
  • Kalori: 169 kkal
  • Protein: 1,4 gram
  • Lemak: 0,3 gram
  • Karbohidrat: 40,2 gram
  • Serat: 2 gram
  • Kalsium: 21 miligram
  • Fosfor: 34 miligram
  • Zat besi: 0,8 miligram
  • Vitamin C: 9 miligram

Manfaat Tapai Singkong untuk Kesehatan

Meskipun penelitian mengenai manfaat tapai singkong masih terbatas, beberapa potensi manfaatnya dapat dijelaskan sebagai berikut:

  1. Menjaga Kesehatan Pencernaan

    Tapai singkong mengandung probiotik yang membantu menjaga keseimbangan bakteri baik di usus. Probiotik ini berperan dalam pencernaan dan penyerapan nutrisi. Selain itu, serat dalam tapai juga membantu melancarkan buang air besar.

  2. Sumber Energi

    Dengan kandungan karbohidrat sebesar 40,2 gram per 100 gram, tapai bisa menjadi sumber energi alami yang baik untuk tubuh. Karbohidrat akan diubah menjadi glukosa dan kemudian menjadi energi.

  3. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

    Probiotik dalam tapai membantu meningkatkan aktivitas sel-sel sistem kekebalan tubuh, sehingga tubuh lebih siap melawan infeksi.

  4. Mengontrol Kadar Gula Darah

    Meski tinggi karbohidrat, tapai memiliki indeks glikemik rendah. Studi menunjukkan bahwa probiotik bisa membantu menurunkan kadar gula darah puasa.

  5. Mencegah Anemia Defisiensi Vitamin B12

    Vitamin B12 dalam tapai berperan penting dalam pembentukan sel darah merah. Kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan anemia.

  6. Menurunkan Kadar Kolesterol

    Probiotik dalam tapai berpotensi menurunkan kadar kolesterol LDL dan trigliserida. Namun, penelitian ini masih dilakukan pada hewan percobaan.

  7. Meningkatkan Suasana Hati

    Probiotik Lactiplantibacillus plantarum dalam tapai dapat meningkatkan produksi neurotransmiter seperti serotonin, norepinefrin, dan dopamin, yang berdampak positif pada suasana hati.

  8. Meningkatkan Fungsi Kognitif

    Probiotik dalam tapai berpotensi meningkatkan komunikasi antar sel otak, yang dapat mendukung fungsi kognitif. Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan.

  9. Mengurangi Peradangan

    Bakteri Lactobacillus plantarum dalam tapai memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu mengurangi peradangan, termasuk radang sendi.

  10. Menjaga Kesehatan Kulit

    Vitamin C dalam tapai berperan sebagai antioksidan yang melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas. Selain itu, vitamin C juga membantu produksi kolagen, yang menjaga elastisitas kulit.

Tips Konsumsi Tapai Singkong

Meskipun memiliki banyak manfaat, konsumsi tapai singkong secara berlebihan dapat menyebabkan perut kembung. Oleh karena itu, disarankan untuk mengonsumsinya dalam porsi wajar, yaitu sekitar 50 gram per hari. Dengan cara ini, Anda bisa menikmati manfaat tapai tanpa mengganggu kesehatan pencernaan.