Ringkasan Berita:
- Gereja Katolik Santo Antonius Padua Purbayan Solo menggelar Misa Natal 24–25 Desember 2025, dengan Misa Malam Natal pada 24 Desember pukul 17.00 dan 19.30 WIB.
- Jadwal misa dibagi beberapa sesi agar umat dapat beribadah dengan tertib dan khidmat.
- Setelah misa, jemaat bisa menikmati kuliner legendaris di sekitar gereja seperti Timlo Sastro, Soto Triwindu, Saffron Resto, Kusuma Sari, dan Omah Sinten.
PasarModern.com. SOLO – Semua gereja di Kota Solo, Jawa Tengah, akan menggelar misa pada malam Natal, Selasa 24 Desember, hingga Hari Raya Natal, Rabu 25 Desember 2025.
Masing-masing gereja di Solo memiliki jadwal ibadah yang bervariasi.
Salah satunya adalah Gereja Katolik Santo Antonius Padua Purbayan, di Jalan Arifin No.1, Pasar Kliwon, Kota Surakarta.
Gereja ini sudah menetapkan jadwal misa bagi umat Kristiani.
Misa Natal dibagi dalam beberapa sesi, mulai dari Misa Malam Natal pada 24 Desember hingga Misa Hari Raya Natal pada 25 Desember 2025, guna mengakomodasi jemaat agar dapat beribadah dengan tertib dan khidmat.
Pada Rabu, 24 Desember 2025, Gereja Santo Antonius Padua Purbayan akan menggelar dua kali Misa Malam Natal.
Misa pertama dilaksanakan pada pukul 17.00 WIB, disusul misa kedua pada pukul 19.30 WIB.
Bagi Tribuners yang beribadah Gereja Katolik Santo Antonius Padua Purbayan, setelah misa bisa menjajal kuliner di dekat gereja.
Di dekat gereja, ada banyak kuliner legendaris yang sayang untuk dilewatkan, berikut daftarnya.
1. Timlo Sastro, Ikon Timlo Khas Solo
Selain soto, timlo merupakan hidangan berkuah bening khas Solo yang sangat populer, terutama untuk sarapan.
Isinya cukup beragam, seperti sosis Solo, telur pindang, ati ampela, serta suwiran ayam, dengan cita rasa gurih ringan yang nyaman di perut.
Salah satu tempat paling legendaris untuk menikmati hidangan ini adalah Timlo Sastro.
Di sini, seporsi nasi timlo bisa dinikmati dengan harga mulai dari Rp14.000.
Tersedia berbagai pilihan isian, mulai dari paket sederhana hingga komplet bagi kamu yang ingin mencicipi semuanya sekaligus.
Timlo Sastro memiliki dua cabang utama, yakni di Jalan Abdul Muis (buka pukul 06.00–15.00 WIB) dan Jalan Dr. Wahidin (buka pukul 07.00–21.00 WIB).
Keduanya selalu ramai karena konsistensi rasa yang terjaga sejak lama.
Lokasi Timlo Sastro Jalan Abdul Muis berjarak 1,3 kilometer dari Gereja Katolik Santo Antonius Padua Purbayan, bisa ditempuh 5 menit kendaraan pribadi apabila tidak macet.
2. Saffron Resto & Meatshop, Sentuhan Eropa di Tengah Kota
Bagi yang ingin menikmati suasana makan yang lebih elegan, Saffron Resto & Meatshop bisa menjadi pilihan.
Restoran ini dikenal sebagai salah satu tempat makan bergaya fine dining di Solo dengan sajian menu khas Eropa.
Interiornya didesain bernuansa klasik Eropa yang mewah namun tetap nyaman.
Berlokasi di Jalan Ronggowarsito No. 38, Saffron Resto buka setiap hari pukul 12.00–23.00 WIB, khusus hari Minggu mulai pukul 10.00–22.00 WIB.
Dengan rating tinggi di Google Maps, tempat ini cocok untuk makan bersama keluarga, kolega, atau merayakan momen spesial.
Lokasinya berjarak 750 meter dari Gereja Katolik Santo Antonius Padua Purbayan, bisa ditempuh 3 menit kendaraan pribadi.
3. Soto Triwindu, Legenda Sejak 1939
Tak jauh dari gereja, terdapat Soto Triwindu yang telah berdiri sejak tahun 1939.
Warung soto ini buka sangat pagi, mulai pukul 05.30 hingga 15.00 WIB, menjadikannya favorit untuk sarapan.
Seporsi soto dibanderol sekitar Rp18.000 dengan cita rasa khas Solo yang ringan namun kaya rempah.
Kamu juga bisa menambahkan lauk potong seperti empal, paru, babat, atau limpa.
Tak ketinggalan aneka gorengan tradisional seperti tempe, lentho, dan perkedel yang melengkapi kenikmatan bersantap di tempat legendaris ini.
Lokasinya berjarak 1 kilometer dari Gereja Katolik Santo Antonius Padua Purbayan, bisa ditempuh 5 menit kendaraan pribadi apabila tidak macet.
4. Kusuma Sari, Restoran Keluarga Klasik Favorit Warga Solo
Jika mencari tempat makan keluarga yang nyaman, Restoran Kusuma Sari adalah jawabannya.
Restoran ini telah lama dikenal dengan sajian kuliner khas Solo dan suasana yang ramah untuk semua usia.
Ruangannya ber-AC dengan interior klasik yang hangat, dilengkapi fasilitas pendukung untuk anak-anak.
Menu andalannya antara lain selat gelatin, sup Kusuma Sari, sop manten, gado-gado, serta aneka camilan tradisional seperti kroket dan risoles.
Berlokasi di Jalan Slamet Riyadi No. 111, Kusuma Sari buka setiap hari pukul 09.00–22.00 WIB dan sangat mudah dijangkau dari berbagai penjuru kota.
Lokasinya berjarak 1 kilometer dari Gereja Katolik Santo Antonius Padua Purbayan, bisa ditempuh 4 menit kendaraan pribadi apabila tidak macet.
5. Omah Sinten Heritage Solo, Nuansa Jawa yang Kental
Untuk pengalaman kuliner tradisional Jawa yang autentik, Omah Sinten Heritage Solo layak masuk daftar.
Terletak di Jalan Diponegoro, tepat di selatan kawasan Istana Mangkunegaran, restoran ini mengusung konsep rumah tradisional Jawa dengan interior penuh unsur budaya.
Menu yang disajikan pun khas, seperti nasi golong, sate penthul, garang asem, jangan ndeso, hingga ayam goreng sereh.
Selain makanannya, pengunjung juga bisa menikmati suasana heritage lengkap dengan koleksi foto tokoh-tokoh nasional.
Omah Sinten buka dari pukul 10.00 pagi hingga 01.00 dini hari.
Lokasinya berjarak 1,2 kilometer dari Gereja Katolik Santo Antonius Padua Purbayan, bisa ditempuh 6 menit kendaraan pribadi apabila tidak macet.
(*)
