Arti Wibowati, Kreator Konten Tewas dalam Tragedi Bus Bromo

Posted on

Korban Tewas dalam Tragedi Kecelakaan Bus di Jalur Bromo

Arti Wibowati, seorang konten kreator dan perawat Hemodialisa, menjadi salah satu korban tewas dalam kecelakaan bus PO Bus IND’S 88 Trans di jalur Bromo, Probolinggo pada Minggu (14/9/2025) siang. Kejadian ini menimpa rombongan dari Rumah Sakit (RS) Bina Sehat Jember yang sedang melakukan perjalanan pulang setelah berwisata.

Arti Wibowati dikenal sebagai traveler yang aktif membagikan konten mengenai tempat wisata di Indonesia. Selain itu, ia juga memiliki pekerjaan utama sebagai perawat Hemodialisa di RS Bina Sehat Jember. Proses Hemodialisa adalah prosedur medis untuk membantu pasien dengan gagal ginjal. Pada hari kejadian, Arti berangkat ke Bromo bersama rekan-rekannya dari rumah sakit tersebut. Mereka berangkat pada Sabtu (13/9/2025) dan rencananya akan pulang pada Minggu (14/9/2025).

Di dalam bus terdapat sekitar 55 penumpang, mayoritas merupakan pegawai dan keluarga dari RS Bina Sehat. Saat perjalanan pulang, bus mengalami rem blong hingga menewaskan delapan orang penumpang termasuk Arti Wibowati.

Profil Arti Wibowati

Sebagai konten kreator sekaligus perawat, Arti Wibowati juga merupakan seorang ibu dengan dua orang anak. Ia meninggal di usia 34 tahun. Suaminya, Alfian Auladi Wiyata, menceritakan bahwa istri tercinta adalah sosok yang ceria dan suka menjelajahi tempat wisata sambil membuat konten.

“Beliau itu orangnya ceria dan suka main di tempat wisata sambil ngonten,” ujar Alfian setelah menerima santunan asuransi Jasa Raharja di RS Bina Sehat, Senin (15/9/2025). Menurut Alfian, korban sangat hobi fotografer dan videografer meskipun memiliki pekerjaan utama sebagai perawat cuci darah di RS Bina Sehat Jember.

Arti Wibowati memiliki akun Instagram @arti.bintang dengan lebih dari 8.000 pengikut dan akun YouTube @artiwibowati8140. Sayangnya, akun YouTube tersebut kini tidak bisa diakses lagi. Dalam postingan Instagramnya, Arti sering kali membagikan foto dan video destinasi wisata favoritnya.

Postingan Terakhir dan Perjalanan ke Kawah Ijen

Sebelum kecelakaan, Arti sempat mengunggah foto makam yang dihiasi kelopak bunga mawar pada 11 September 2025. Meski tidak diketahui makam siapa, ia hanya menulis caption tanggal 9 September 2025. Postingan terakhirnya adalah video perjalanan ke Kawah Ijen, Kabupaten Banyuwangi-Bondowoso, Jawa Timur.

“Walaupun gak dapat bluefire tapi dapat lautan awan yang super duper cakep banget,” tulis Arti dalam caption videonya. Ini menjadi unggahan terakhirnya sebelum kecelakaan terjadi.

Kehadiran Keluarga Saat Rekreasi

Saat rekreasi ke Bromo, Alfian tidak ikut karena harus merawat putra bungsunya yang baru saja opname di RS Bina Sehat. “Anak yang kecil sakit demam. Saya tidak punya firasat apa-apa, karena sebelumnya korban sudah pamitan seperti biasanya, pada malam sebelum berangkat,” kata Alfian.

Alfian juga tidak mengetahui kapan istrinya merencanakan rekreasi bersama teman kerjanya di Bromo. Ia hanya tahu saat korban berpamitan. Komunikasi terakhir dengan istrinya terjadi pada Minggu (14/9/2025) pukul 11.34 WIB melalui pesan singkat WhatsApp. Arti hanya memberi kabar bahwa sedang dalam perjalanan pulang ke Jember.

Pengakuan dari Pemilik RS Bina Sehat

Pemilik RS Bina Sehat Jember, dr Faida, mengungkapkan bahwa Arti Wibowati terlempar keluar dari bus saat kecelakaan. “Arti Wibowati merupakan perawat senior, yang selama ini membuat report (laporan) medis RS Bina Sehat,” jelasnya. Faida memberikan pesangon kepada keluarga Arti sebesar Rp 134,7 juta.

Meski kegiatan wisata tersebut di luar acara kantor, Arti dianggap sebagai bagian dari keluarga RS Bina Sehat. Untuk keluarga korban lainnya, seperti Hesti Purba dan Hendra Pratama, juga mendapatkan santunan masing-masing sebesar Rp 125 juta dan Rp 72,6 juta.