– Surabaya terkenal sebagai kota yang kaya akan berbagai jenis kuliner legendaris, salah satunya adalah gule kacang ijo.
Makanan ini bukan sembarang gule, melainkan perpaduan unik antara kacang hijau yang dimasak hingga lembut, potongan daging sapi empuk, dan kuah gurih berempah yang kental dengan sentuhan khas Timur Tengah.
Biasanya dinikmati bersama lontong atau roti maryam, gule kacang ijo telah menjadi ikon sarapan favorit, terutama di kawasan Ampel dan sekitarnya.
Jika Anda ingin mencicipi cita rasa otentik yang merupakan hasil akulturasi budaya Arab dan Nusantara, melansir Budiono Sukses, berikut lima tempat terbaik di Surabaya yang menyajikan gule kacang ijo dengan rasa yang tak terlupakan.
1. Gule Kacang Ijo Kembang Jepun Abah Roichan
Berlokasi di Jalan Kembang Jepun 188, Surabaya, warung milik Abah Haji Roichan ini sudah berjualan sejak tahun 1963 dan dilanjutkan oleh anaknya pada tahun 1974.
Gule kacang ijo di sini disajikan dengan lontong atau roti maryam. Seporsi gule lengkap dengan potongan daging sapi dibanderol hanya seharga Rp10.000, sedangkan roti maryamnya seharga Rp1.000.
Porsinya melimpah dan kuahnya kental dengan cita rasa rempah Arab yang kuat. Warung ini buka setiap hari mulai pukul 06.30 hingga 11.00, atau sampai habis.
2. Gule Kacang Ijo dengan Roti Maryam Pak Sholikin
Gule kacang ijo Pak Sholikin berada di Jalan Pegirian 140, Surabaya, tepatnya dekat perempatan kawasan Wisata Religi Sunan Ampel.
Beliau berjualan setiap hari mulai pukul 05.00 hingga 10.30. Gulenya dimasak hingga kacangnya benar-benar empuk, berpadu dengan daging sapi dan kuah gurih.
Harga seporsinya Rp11.000, sedangkan roti maryamnya dibanderol Rp2.000. Warung ini dikenal karena porsi dagingnya cukup banyak dan rasa gulenya yang konsisten lezat.
3. Gule Kacang Ijo dengan Roti Maryam Bu Azizah
Warung Bu Azizah berada di Jalan KH Mas Mansyur, Surabaya, dan telah berdiri lebih dari 50 tahun. Hidangan ini merupakan bagian dari tradisi masyarakat keturunan Arab di kawasan Sunan Ampel.
Gulenya dibuat dari kacang hijau dan daging sapi yang dimasak dengan bumbu rempah khas, lalu disajikan bersama lontong atau roti maryam.
Harga seporsinya Rp10.000. Warung ini buka setiap hari dari pukul 05.00 pagi hingga pukul 22.00 malam, dan hampir selalu ramai pembeli dari pagi hingga malam.
4. Gule Kacang Ijo Sapi Pak Subki
Pak Subki berjualan di area sebelah selatan Masjid Al Falah, Surabaya. Ia telah menjual gule kacang ijo sejak tahun 1984, dan dikenal karena tidak menggunakan minyak samin, menjadikan rasa gulenya lebih ringan.
Seporsi gule dihargai Rp10.000, berisi kacang hijau dan daging sapi yang dimasak dengan rasa lebih netral dan mudah diterima semua kalangan.
Pak Subki berjualan setiap hari mulai pukul 09.30 hingga 16.00, atau sampai dagangan habis. Meski menggunakan pikulan, cita rasa gulenya tidak kalah dari yang lain.
5. Gule Kacang Ijo dengan Roti Maryam H. Safili
Salah satu yang paling legendaris berada di Jalan KH Mas Mansyur, dekat perempatan Jalan Sasak, Surabaya.
Gule kacang ijo ini sudah eksis sejak sekitar 70 tahun lalu, berawal dari seorang pendatang Yaman yang membuka usaha kuliner di kawasan makam Sunan Ampel.
Usaha ini kini dilanjutkan oleh keluarga H. Safili. Menu yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari gule kacang ijo biasa seharga Rp10.000, gule iga Rp25.000, gule sate Rp20.000, hingga roti maryam seharga Rp3.000.
Warung ini buka setiap hari, dari pukul 00.00 hingga 07.00 pagi. Khusus di bulan Ramadhan, jam operasional bergeser menjadi pukul 17.00 hingga 02.00 dini hari.
Penutup
Gule kacang ijo bukan sekadar menu sarapan, melainkan bagian dari kekayaan kuliner khas Surabaya yang merefleksikan akulturasi budaya Arab dan Jawa.
Lima tempat di atas tidak hanya menyajikan makanan yang nikmat dan terjangkau, tetapi juga menyimpan cerita panjang tentang tradisi kuliner yang terus dijaga.
Jika Anda berkunjung ke Surabaya, pastikan untuk menyempatkan diri mencicipi kelezatan gule kacang ijo di salah satu tempat legendaris ini.
