Lowongan Luar Negeri ke Jepang dan Turki, Pameran Kerja dan UMKM Kuliner Jembrana

Posted on

Bursa Kerja 2025 di Pameran UMKM dan Kuliner Jembrana

Pameran UMKM dan Kuliner Jembrana yang akan berlangsung dari 14 hingga 31 Agustus 2025 akan menyajikan kesempatan besar bagi para pencari kerja. Salah satu acara utama dalam pameran ini adalah Job Fair 2025, yang menawarkan berbagai peluang kerja baik untuk warga lokal maupun luar negeri.

Job Fair ini tidak hanya menjadi ajang mencari informasi kerja, tetapi juga menjadi kesempatan bagi para pencari kerja untuk melamar posisi yang tersedia. Selama ini, bursa kerja ke luar negeri cenderung lebih diminati. Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah pelamar yang berangkat ke luar negeri mencapai seribu lebih. Namun, kini Job Fair 2025 menawarkan peluang kerja yang lebih luas dan beragam.

Lowongan Kerja dari Perusahaan Lokal dan Luar Negeri

Beberapa perusahaan lokal turut serta dalam Job Fair 2025, termasuk mitra prodin yang bergerak di bidang pembuatan kertas rokok, perusahaan perbankan, hingga perusahaan outsourcing satpam. Sementara itu, untuk lowongan kerja luar negeri, tujuan utamanya adalah negara-negara seperti Jepang, Turki, Amerika, dan Australia. Khususnya, Jepang dan Turki menjadi target utama karena permintaan tenaga kerja yang tinggi dan kesesuaian budaya antara pekerja Indonesia dengan lingkungan kerja di sana.

Kepala Bidang Penempatan, Pelatihan Produktivitas, dan Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Jembrana, I Putu Agus Arimbawa menjelaskan bahwa Job Fair 2025 akan berlangsung selama 18 hari penuh. Hal ini sejalan dengan rangkaian acara HUT Kota Negara ke-130 yang juga berlangsung selama periode tersebut.

Prioritas untuk Warga Jembrana

Agus Arimbawa menekankan bahwa Job Fair 2025 memberikan prioritas kepada warga Jembrana. Salah satu perusahaan lokal yang membuka banyak lowongan adalah perusahaan pembuatan kertas rokok di Penyaringan, yang menawarkan sedikitnya 400 posisi kerja. Ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk memperbaiki kondisi ekonomi masyarakat setempat melalui kesempatan kerja yang tersedia.

Sejumlah warga Jembrana saat ini bekerja di luar negeri. Alasan utama mereka memilih bekerja di luar negeri adalah untuk meningkatkan pendapatan keluarga. Di antara negara tujuan, Jepang menjadi pilihan terbanyak, terutama di berbagai bidang pekerjaan.

Data dan Tantangan yang Menghadang

Berdasarkan data dari BP3MI Bali periode Januari-September 2024, tercatat 691 orang warga Jembrana yang bekerja di luar negeri. Rinciannya adalah 326 laki-laki dan 365 perempuan. Namun, diperkirakan masih ada ribuan warga Jembrana yang bekerja di luar negeri secara mandiri tanpa melalui prosedur resmi.

Jumlah ini mengalami penurunan dibandingkan tahun 2023 yang tercatat sebanyak 875 orang. Meskipun begitu, Agus Arimbawa menyoroti adanya warga yang memilih untuk tidak melaporkan diri ke instansi terkait, sehingga sulit untuk diketahui jumlah pastinya.

Alasan Masyarakat Memilih Bekerja di Luar Negeri

Alasan utama warga Jembrana memilih bekerja di luar negeri adalah untuk mendapatkan penghasilan yang lebih tinggi. Selain itu, beberapa warga memilih bekerja di luar negeri karena situasi ekonomi yang tidak stabil atau ingin merubah nasib hidup mereka. Bagi mereka yang sudah berkeluarga, meninggalkan keluarga dan orang tua menjadi hal yang sangat berat.

Tidak jarang, ada warga yang terjebak dalam penipuan oleh oknum tak bertanggung jawab. Akibatnya, mereka memilih untuk “kabur” ke luar negeri demi melunasi hutang atau menghindari masalah. Namun, cara ini sering kali tidak aman dan memiliki risiko besar di masa depan.

Dengan adanya Job Fair 2025, diharapkan dapat memberikan alternatif yang lebih aman dan legal bagi warga Jembrana yang ingin mencari peluang kerja.