Saat menghadapi akhir bulan dan stok di kulkas sudah menipis, namun perut tetap meminta hidangan lezat? Jangan khawatir, sarden kaleng dapat menjadi solusimu. Perlu diketahui, walaupun tampak biasa, jika dimasak secara tepat, sarden dalam kaleng bisa berubah menjadi lauk yang sangat nikmat.
Tidak memerlukan bahan yang rumit ataupun alat masak yang mahal. Cukup gunakan wajan Anda, satu kaleng sarden, serta sedikit imajinasi. Intinya, pasti akan membuat air liur menetes dan tak bisa berhenti makan jika hanya memiliki sarden dalam kaleng. Ayo kita mulai memasak bersama-sama!
Bahan untuk Menyajikan Tumis Sarden Kalengan
- 425 gram atau 1 kaleng ikan sardin dengan saus tomat
- 30 ml minyak
- 30 gram bawang putih, iris sangat tipis atau tumbuk halus
- 1-2 batang sereh, iris tipis
- 60 gram bawang merah, potong atau haluskan
- 2 sendok makan daun jeruk, potong halus
- 10 gram daun kemangi yang masih fresh
- 15 gram daun bawang, potong halus
- 10 gram daun ketumbar yang dicincang
- 10 gram daun dill fresh, iris halus
- 2 buah cabai rawit utuh, kemudian diiris
- 1/2 sendok teh MSG (bila tidak menyukainya, dapat dilepaskan)
- 1 sdt garam
- Nasi putih
Bagaimana Cara Memasak Sayur Sarden Kalengan
- Pada awalnya, persiapkan sebuah wajan yang tidak melekat. Masukkan minyak ke dalam wajan tersebut dan nyalakan kompor dengan api di level menengah sampai tinggi untuk memanaskannya.
- Sesudah minyaknya sudah memanas, tambahkan bawang putih yang telah dicincang, serai yang juga ditumbuk halus, serta bawang merah. Aduk terus campuran tersebut secara perlahan kira-kira 2-3 menit sampai bawang putih berubah menjadi sedikit lebih gelap dengan aroma yang sangat menyegarkan hati.
- Kemudian, langsung tambahkan ikan sarden dalam tin tanpa mengurangi sausnya. Jika perlu, taburi dengan garam dan MSG. Campuran bahan-bahan tersebut sampai merata lalu goreng selama kurang lebih 3-5 menit, sehingga cairan berkurang dan hidangan Anda jadi lebih pekat.
- Ketika campuran sudah mulai kental, tambahkan seluruh jenis daun yang Anda persiapkan seperti kemangi, daun bawang, daun coriander, serta daun dill. Aduk ringan hanya dalam waktu 15 sampai 30 detik hingga daunnya meregang namun masih memancarkan aroma segarnya. Lalu angkat dari api secara langsung.
- Bercoba sebentar, bila tetap saja belum pas rasanya atau terlalu rendah tingkat keasinan dan kepedasan, sesuaikanlah berdasarkan preferensi Anda. Hidangkan dalam kondisi panas agar lebih lezat saat dinikmati bersama nasi putih yang juga masih hangat.
Saran Cara Memasak Tumis Ikan Sardin Kalengan
- Setidaknya memiliki bawang merah dan bawang putih ini. Apabila tak memilikinya, menggunakan bawang Bombay juga oke. Lalu tumiskan hingga wangi.
-
Sereh, daun jeruk purut, serta daun kemangi
dill
Adalah penambah rasa. Jika penghuni kos tidak ada, itu tidak masalah juga. Lebih baik fokus pada cita rasa aslinya terlebih dahulu, rasanya masih lezat kok. - Untuk menumis, tentu diperlukan minyak agar rempah-rempah dapat tercium dengan baik dan tidak gosong. Namun hindari penggunaannya yang berlebihan demi menghindari kebocoran, gunakan hanya sedikit saja, kira-kira 2-3 sendok makan sudah cukup jika ingin hemat.
- Agar semakin lezat, beri tambahan cabai rawit atau bubuk cabainya. Namun hati-hati, jangan sampai menjadi terlalu pedas bagimu.
- Jika Anda menghindari MSG, sebaiknya tidak menambahkannya karena rasanya yang sudah sangat enak.
- Tidak memiliki kemangi, daun ketumbar, atau daun bawang? Coba gantikan dengan daun seledri, atau bahkan tinggalkan saja tanpa menambahkannya.
-
Setelah menambahkan ikan sardin, masak sampai sausnya sedikit mengental. Hindari memasak terlalu lama untuk mencegah ikan hancur sepenuhnya dan pastikan masih utuh.
juicy. - Ikan sarden dalam kaleng umumnya telah diasinkan. Oleh karena itu, tes rasa terlebih dahulu sebelum menambahkan garam supaya tidak menjadi terlalu asin.
Keren, sangat mudah sekali! Tidak harus menjadi juru masak handal supaya dapat menyajikan hidangan yang lezat. Dengan menggunakan sarden kaleng, rempah-rempah minimalis rumahan, ditambah sedikit upaya, Anda sudah bisa memiliki menu lauk yang lebih nikmat dibanding camilan di pinggir jalan!
