– Menjamurnya kafe dan inovasi menu kekinian di Kota Surabaya tak lantas mematikan deretan kuliner legendaris yang ada sejak puluhan tahun lalu. Salah satu yang sukses membuktikan eksistensinya Sego Sambel Mak Yeye. Berdiri sejak 1992, warung sederhana ini terus menjadi incaran warga lokal maupun wisatawan.
Terletak di Jl. Jagir Wonokromo Wetan No. 10, persis di sisi utara bangunan Darmo Trade Centre, warung ini beraktivitas setiap harinya dari jam 16:00 hingga 24:00 WIB. Walau baru buka pada sore hari menjelang malam, antrian panjang menjadi hal biasa tiap harinya. Pelanggan yang hadir berasal dari segala lapisan masyarakat; mulai dari pelajar, pegawai kantor, hingga selebriti terkenal seperti Anang dan Ashanty.
“Ini the
best in town
Yang selalu dateng terus menerus. Paling suka kalau kesampaian ke Surabaya untuk mencoba Nasi Sambal Mak Yeye, sekali pesen biasanya kurang,” tulis Anang di akun TikToker-nya.
Mak Yeye memiliki salah satu hidangan unggulan yaitu nasi putih panas, sambal khas mereka, serta ikan pari yang dikenal sebagai iwak pe di wilayah Jawa Timur. Demikian dikutip dari
Jawa Pos Radar Surabaya,
Iwak Pe Mak Yeye dimasak dengan metode pembakaran menggunakan proses tradisional sehingga menciptakan aroma asap yang memikat. Tak hanya ikan pe, terdapat pula tempe, telur, lele, serta berbagai hidangan lainnya.
Rasanya tidak kalah luar biasa. Sudah dilestarikan dari keturunan selama tiga generasi. Apabila Anda datang ke tempat ini, dapat memilih antara sambal pedas ataupun sedikit lebih manis. Harga satu porsi nasi sambal cukup terbilang murah yaitu dimulai dari angka Rp 20.000,- . Sementara itu, minumannya beragam seperti teh dingin, kopi, jus jeruk, serta susu dengan tarif hanya Rp 3.000 untuk setiap gelas.
Kehadiran Sego Sambel Mak Yeye yang telah mencapai lebih dari 30 tahun menggambarkan kekuatan mereka dalam menjaga cita rasanya. Di mata warga lokal, tempat ini tak sekadar menjadi bisnis keluarga tetapi juga memberikan manfaat besar kepada komunitas setempat.
