Kegembiraan menikmati hidangan tradisional di Loka Batari, Klaten, dimana pengunjung dapat membeli aneka masakan menggunakan koin dari gerabah.
– Saat berada di Klaten, salah satu tempat yang worth untuk dikunjungi adalah
yang patut
Yang Anda kunjungi adalah Tempat Wisata Kuliner Tradisional Loka Batari.
Tempat
ini berlokasi
Di Desa Janti, Kecamatan Polanharajo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, tempat ini menyajikan nuansa desa yang damai dan alami.
Loka Batari menyajikan beragam makanan tradisional yang menggugah selera, cocok bagi pecinta kuliner Nusantara.
Selain menikmati hidangan, pengunjung juga dapat merasakan nuansa budaya lokal yang kental melalui dekorasi dan suasana lingkungan sekitar.
Destinasi ini menjadi pilihan tepat untuk melepas penat sekaligus menjelajahi kekayaan kuliner khas Jawa Tengah.
Pemimpin Wisata Kuliner Tradisional Loka Batari, Sri Mulatsih, menyebutkan bahwa Wisata Kuliner Tradisional Loka Batari diurus oleh para anggota PKKRW 04 dari Desa Janti.
Acara wisata kuliner ini diciptakan sebagai platform atau area khusus bagi para bunda guna meningkatkan usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta merangsang pertumbuhan ekonomi mereka.
Menariknya, wisata kuliner yang mengusung konsep kembali ke akarnya tradisional bukan sekadar menyajikan atmosfer pedesaan saja.
Tetapi juga memberikan pengalaman unik lainnya, yakni melakukan transaksi dengan cara yang konvensional sebagaimana pada masa lalu.
Pengunjung harus menukar uang rupiah mereka dengan koin kereweng atau koin berbahan tanah liat di tempat tertentu.
Tiap koin kereweng memiliki nilai Rp2.000, Rp5.000, danRp10.000.
Beberapa makanan khas dengan rasa lezat dan sulit ditemukan di tempat lain antara lain sego wiwit, sego liwet, gendar pecel, bebek blondo, lenjongan, cenil, grontol, serta es dawet.
Pengunjung dapat menikmatinya hanya dengan melakukan transaksi menggunakan koin gerabah.
Di tempat ini kami bertindak sebagai wadah untuk mengembangkan ekonomi.
Mengapa kita memakai kerewang? Karena kita kembali kepada cara tradisional, maka kerewang ini digunakan untuk transaksi,” terangkan Sri Mulatsih.
Pengunjung tertarik untuk datang ke pasar yang unik ini karena ingin melihat bagaimana cara transaksi dengan menggunakan koin kereweng.
“Saya pergi ke pasar dan ikut berenang. Saya membeli renjangan, cendol, ketan, serta lupis,” jelas Sri Wahyuni, seorang pengunjuk.
Bukan hanya dapat mencicipi makanan ringan, di Tempat Wisata Kuliner Tradisional Loka Batari ini, para pengunjung pun berkesempatan untuk menyaksikan kecantikan pemandangan Gunung Merapi serta Gunung Merbabu.
(/KompasTV)
