7 Destinasi Kuliner Legendaris di Semarang yang Sedang Bicara: Dari Lumpur Hingga Es Puter Enak Abisan April 2025

Posted on


PR JABAR

– Tidak pernah kekurangan daya tarik dalam hal makanan. Mulai dari pinggir jalan di kampung Cina sampai pojok pasar malam, Semarang menyajikan rasa asli yang berhasil menarik perhatian para penggemar masakannya serta pencari inspirasi untuk unggahan media sosialnya.

Sejumlah lokasi makan khas Semarang yang sudah lama ada mulai populer lagi di media sosial, tetap menjaga rasa hidangan turun-temurun sementara itu menarik perhatian kalangan pemuda.

Berikut tujuh tempat makan khas Semarang yang harus Anda kunjungi agar bisa menikmati secara langsung cita rasa dan sejarah aslinya!


1. Lumpur Gang Lombok – Simbol Rasa yang Abadi


Lokasi:

Gang Lombok, kawasan Pecinan

Lumpia Gang Lombok merupakan ikon kuliner yang tak tergantikan di Semarang. Terkenal dengan varian lumpia lembut dan crispy isi rebung muda, udang serta daging ayam, lokasi ini masih jadi favorit bagi para pelancong dan penduduk setempat.

Sajian lengkap dengan acar mentimun segar serta saus petis pekat, lumpia di tempat ini mencerminkan rasanya yang otentik dari kuliner Peranakan Semarang. Tiap kali musim libur tiba, gambar tentang lumpia ikonis itu seringkali membanjiri beranda Instagram dan TikTok para wisatawan.


2. Kue Leker Paimo – Kenangan Makanan Jalanan Dengan Penyajian Modern




Lokasi:

Di depan SMA Kolese Loyola, di Jalan Karanganyar

Tidak ada yang dapat menyamai popularitas Kue Leker Paimo. Kendaraan sederhana ini menghidangkan kue leker tipis dan gurih dengan berbagai pilihan topping unik seperti pisang-cokelat, keju, telur, sampai sosis.

Antrian yang panjang tidak menghalangi para pengunjung yang antusias untuk merasakan keunikan dari makanan tradisional dengan sentuhan rasa modern ini. Banyak konten kreator menyarankan agar dijajaki karena dianggap sebagai kuliner jalanan ikonik Semarang yang harus dicoba.


3. Tahu Gimbal Bu Eddy – Porsiannya Royal, Rasanya Juara




Lokasi:

Jalan Menteri Supeno, berdekatan dengan Taman KB

Untuk para pecinta makanan berat, Tahu Gimbal Pak Eddy merupakan tempat yang harus dikunjungi. Porsinya sangat banyak dengan tahu goreng yang renyah, bakwan udang ukuran jumbo, serta lontong semuanya dituangi saus kacang encer yang lezat dan agak pedas.

Terbuka sejak pagi sampai larut malam, lokasi ini senantiasa menjadi tempat primadona untuk menyantap makan siang yang tidak terburu-buru ataupun mencicipi hidangan pada waktu malam. Berbagai kritikus kuliner memberikan gelaran kepada Tahu Gimbal Pak Eddy sebagai sang “penguasa porsi raksasa” di Kota Semarang.


4. Babat Gongso Buatan Pak Karmin – Surga Bagi Penggemar Hati Ampela



Tempat: Di Samping Jembatan Mberok, Kota Tua Semarang

Babat Gongso milik Pak Karmin dikenal karena menggunakan babat sapi yang lembut, kemudian dimasak dengan kecap pedas khas Semarang. Konsistensi babatnya sangat tepat, sementara rasanya benar-benar menyerap dengan baik—menghasilkan kombinasi rasa manis, pedas, dan gurih yang membuat ketagihan!

Lokasi ini kerap muncul di berbagai acara “makanan ekstrim” dikarenakan bahan dasarnya yang terdiri dari organ dalam hewan, tetapi hal tersebut malah menjadikannya sebagai tujuan favorit bagi para penggemar masakan sejati.


5. Pasar Semawis – Nirwana Makanan Malam di Kawasan Cina Town


Lokasi:

Kawasan Pecinan, Semarang

Tiap minggu sore, Pasar Semawis bakal berganti wujud menjadi samudera kuliner. Mulai dari dimsum klasik hingga nasi ayam Hainan, bahkan camilan modern pun ada. Kau dapat menemukannya di tiap sudut gang-gang Pecinan dengan suasana warisan budaya yang kuat.

Pasar Semawis tak hanya berfokus pada masakannya, tetapi juga pada suasana tempat tersebut: lampion-lampion tergantung, musik di jalan, serta tawa para tamu memberikan momen santap malam yang tidak mudah untuk dilepaskan dari memori.


6. Nasi Gandul Bu Memet – Kelezatannya Makanan Nyaman Sesungguhnya


Lokasi:

Jl. Dr. Cipto, Semarang

Walaupun asli dari Pati, Nasi Gandul Pak Memet telah menjelma sebagai simbol makanan nyaman hati di Semarang. Sajiannya menggunakan daun pisang, nasi hangat tersebut disiram dengan kuah santan yang lezat dan dipadukan dengan opsi lauk daging sapi atau jeroan.

Wangi bumbu serta kelezatan yang khas menjadikan nasi gandul sering disarankan pada blog masakan dan video ulasan makanan sebagai hidangan wajib saat berada di Semarang.


7. Es Putar Cong Lik – Kenikmatan Nostalgia dalam Sebuah Mangkuk

Lokasi

:

Depan Rumah Sakit Telogorejo

Untuk melengkapi pembahasan, tidak ada yang lebih ikonik daripada Es Puter Cong Lik. Terbuat dari campuran utama kelapa tanpa menggunakan susu, es puter ini menghadirkan cita rasa yang lembut, menyegarkan, dan berakar pada tradisi lokal.

Rasanya yang beragam seperti durian, kelapa muda, dan cokelat klasik sangat disukai, apalagi ketika cuaca Semarang sedang panas terik. Es Puter Cong Lik tak hanya merupakan sebuah es krim, tetapi juga sebagian dari kenangan indah yang bertahan hingga generasi demi generasi.

Semarang merupakan sebuah kota yang memperingati kenikmatan dan budaya lokalnya. Mulai dari makanan terkenal seperti lumpia khas, hidangan dalamannya dengan bumbu gongso, sampai es puternya yang mengingatkan masa lalu, tiap suapan di Semarang menyimpan cerita serta kedekatan.

Persiapkan kameramu dan rasa laparmu yang besar, sebab jelajah kuliner di Semarang pada tahun 2025 tak sekadar tentang memakan makanan saja—tetapi juga merasai cerita, budaya, serta kenikmatan dari tiap hidangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *