Festival Pangkallalang Kedelapan: 85 UMKM Hidupkan Bazar Kuliner Belitung dengan Hiburan Tradisional Rakyat

Posted on


, BELITUNG

– Tampilan area kantor Kepala Desa Pangkallalang menjadi lebih ramai karena adanya barisan stand Usaha Mikro Kecil Menengah yang tertata rapih, menampilkan bermacam-macam makanan dan hasil produksi setempat pada pembukaan Edisi Keenam Festival Pangkallalang, Kamis (19/6/2025).

Acara tahunan ini diadakan kembali selama empat hari pada tanggal 19-22 Juni 2025, menarik perhatian publik.

Pada tahun ini, 85 pengusaha Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) berpartisipasi, yang mencakup 50 UMKM dari Pangkallalang serta 35 peserta lainnya berasal dari wilayah di luar kelurahan tersebut.

Kepala Desa Pangkallalang, Ratu Alpioni Tirta, mengekspresikan penghargaannya kepada semua pihak yang berpartisipasi dalam perhelatan festival yang sudah mencapai tahun ke enam ini.

Dia menggarisbawahi semangat tim penyelenggara serta UKM yang tetap bertahan setiap tahunnya.

“Alhamdulillah, kami telah mencapai Festival Pangkallalang yang keenam dengan tema ‘Membantu Meninggikan Derajat di Pangkallalang’. Semoga segala persiapan dapat berlangsung dengan baik dan omset pada festival kali ini mampu meningkat dibandingkan sebelumnya,” jelas Ratu.

Menurut dia, bazar Festival Pangkallalang tahun lalu sukses menghasilkan pendapatan sampai denganRp 600 juta, jumlah ini merupakan peningkatan penting untuk mendukung perkembangan ekonomi.

Di samping bazaar masakan, Festival Pangkallalang juga menawarkan berbagai bentuk hiburan publik serta kompetisi bagi warga masyarakat.

Dimulai dengan kontes menyanyi Melayu, parade busana, pementasan seni kuda lumping, hingga musik campur sari modern.

Serangkaan acara ini dibuat sebagai tempat bagi pengekspresian budaya serta mengukuhkan tali hubungan antar penduduk setempat.

Festival dibuka secara resmi oleh Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung, Marzuki, bersama dengan Ketua Badan Kehormatan DPRD Belitung Ivan Haidari, ketua panitia, kepala desa, serta beberapa tokoh masyarakat.

Seremoni diawali dengan pemukulan gong yang melambangkan permulaan dari keseluruhan serangkaian kegiatan tersebut.

Dalam pidatonya, Marzuki mengekspresikan penghargaan atas kelanjutan Festival Pangkallalang yang saat ini telah menjadi elemen signifikan dalam jadwal acara warga setempat.

“Festivalku ini tak hanya menjadi event tahunan, melainkan tempat penting untuk mengembangkan perekonomian serta mempromosikan budaya setempat. Dibutuhkannya partisipasi aktif dan dukungan semua lapisan masyarakat supaya keuntungannya bisa dirasakan lebih banyak,” jelas Marzuki.


(/Adelina Nurmalitasari)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *