Barry Callebaut, Produsen Cokelat Terbesar yang Punya Peran Besar di Indonesia
Cokelat memang menjadi salah satu makanan yang paling disukai oleh banyak orang. Tidak hanya sebagai camilan, cokelat juga sering digunakan dalam berbagai resep kue dan minuman. Jika kamu adalah penggemar dessert atau memiliki impian menjadi pastry chef, maka kamu pasti akan tertarik dengan Barry Callebaut. Sebagai produsen cokelat terbesar di dunia, Barry Callebaut tidak hanya dikenal karena rasanya yang premium, tetapi juga komitmennya terhadap keberlanjutan, pendidikan bagi chef muda, serta inovasi-inovasi menarik seperti cokelat ruby dengan warna merah alami.
Berikut ini beberapa hal menarik tentang Barry Callebaut dan perannya dalam industri cokelat di Indonesia:
1. Memiliki Dua Pabrik Cokelat di Indonesia
Barry Callebaut mulai memperluas bisnisnya di Indonesia sejak tahun 2013 melalui akuisisi pabrik kakao di Bandung, yang sudah berdiri sejak tahun 1968. Selain itu, mereka juga membangun dua pabrik cokelat di Gresik, Jawa Timur, dan Sumedang, tepatnya di Rancaekek, Jawa Barat. Dari pabrik-pabrik ini, cokelat berkualitas tinggi diproduksi dan diekspor ke lebih dari 30 negara. Produk yang dihasilkan ini mencerminkan kualitas dan keahlian yang dimiliki Barry Callebaut.
2. Cokelat Favorit Para Profesional
Di Indonesia, Barry Callebaut dikenal melalui brand Van Houten Professional, yang sangat populer di kalangan chef, baker, hingga barista. Produk-produknya sering digunakan di hotel, restoran, dan café ternama. Hal ini tidak mengherankan karena rasa dan kualitasnya telah menjadi standar bagi para profesional di bidang kuliner.
3. Kolaborasi dengan Chef Dunia dan Mendukung Talent Muda Indonesia
Barry Callebaut juga menunjuk Chef Kirsten Tibballs, seorang chocolatier asal Australia, sebagai Global Ambassador Callebaut. Ia sering memberikan inspirasi kepada para chef melalui masterclass dan media sosial. Di Indonesia, Barry Callebaut aktif melatih lebih dari 1.500 chef dan baker setiap tahun melalui demo, workshop, dan kolaborasi dengan sekolah perhotelan. Tujuan utamanya adalah untuk membantu generasi muda lebih siap bersaing di industri kuliner, khususnya di dunia cokelat.
4. Menggunakan Kakao Lokal dan Mendukung Petani
Barry Callebaut membeli sekitar 25% produksi kakao Indonesia, dan lebih dari 60% biji kakaonya tersertifikasi dari program berkelanjutan seperti Rainforest Alliance & Cocoa Horizons. Selama dua tahun terakhir, mereka juga telah menyalurkan lebih dari US$2 juta atau sekitar Rp32,4 miliar dalam bentuk insentif kepada petani lokal. Ini menunjukkan bahwa Barry Callebaut tidak hanya menghasilkan cokelat enak, tetapi juga berdampak positif terhadap masyarakat sekitar.
5. Ruby RB2, Cokelat Pink Alami yang Populer di Kalangan Generasi Muda
Tidak semua cokelat berwarna hitam atau putih. Ada varian baru bernama Ruby RB2, yang memiliki warna pink alami dan rasa fruity yang segar. Cokelat ini dibuat dari ruby cocoa bean tanpa menggunakan pewarna atau perisa tambahan. Cocok banget buat kamu yang suka eksplor dessert unik dan aesthetic.
“Lebih dari setengah populasi pekerja di Indonesia adalah Gen Z dan millennial yang punya preferensi rasa dan pola ngemil yang unik. Ruby RB2 menjawab kebutuhan itu—unik, alami, dan pastinya penuh potensi!” ujar Ciptadi Sukono selaku Managing Director Barry Callebaut ASEAN.
Barry Callebaut membuktikan bahwa inovasi, rasa, dan sustainability bisa berjalan beriringan dalam setiap gigitan cokelat. Dari dapur chef profesional sampai toko roti favoritmu, mungkin kamu sudah pernah mencicipi produknya tanpa sadar!



