Bali, Surga Kuliner yang Terus Berkembang
Bali tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata alam dan budaya yang menarik, tetapi juga sebagai surga kuliner yang kaya akan cita rasa dan tradisi. Pulau ini memiliki keunikan dalam hal keragaman makanan yang dihasilkan dari berbagai daerah, masing-masing dengan karakteristik dan rasa yang khas. Hal ini menjadikan Bali sebagai tempat yang menarik bagi para penggemar makanan, baik wisatawan lokal maupun internasional.
Pertumbuhan sektor makanan dan minuman di Bali terus berkembang pesat. Dalam kuartal IV tahun 2024, ekonomi Bali mencatatkan pertumbuhan yang lebih tinggi dari rata-rata nasional, yaitu 5,02%. Ini menunjukkan bahwa Bali memiliki potensi ekonomi yang kuat, terutama dalam sektor pariwisata dan industri makanan. Sebagai salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi, sektor makanan dan minuman menjadi pilar penting dalam perkembangan Bali.
Pameran Bali Interfood 2025: Wadah Inovasi dan Kolaborasi
Untuk memperkuat posisi Bali sebagai pusat inovasi kuliner, Pameran Bali Interfood 2025 resmi dibuka pada 10 September 2025 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC). Pameran ini merupakan ajang strategis bagi pelaku usaha makanan, minuman, horeca, bakery, teknologi pengolahan, dan kemasan untuk memperkenalkan produk, menjalin kemitraan, serta mengeksplorasi tren dan inovasi terbaru.
Tahun ini, Bali Interfood menghadirkan 110 peserta dari 17 negara, termasuk 40 UMKM unggulan Indonesia. Target pengunjung yang ditetapkan adalah lebih dari 15.000 orang. Diselenggarakan oleh Krista Exhibitions, pameran ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing industri makanan dan minuman Indonesia di pasar global sambil memperkuat posisi Bali sebagai pusat inovasi kuliner.
Selain Bali Interfood, pameran ini digelar bersamaan dengan beberapa acara lain seperti Bali Hotel & Tourism, Bali Coffee Expo, Bali Wine & Spirit, dan Bakery Indonesia Expo 2025. Kombinasi pameran-pameran ini semakin memperluas peluang kolaborasi lintas sektor.
Agenda Menarik Selama Tiga Hari Pameran
Bali Interfood 2025 menawarkan berbagai program istimewa selama tiga hari penyelenggaraannya. Salah satu agenda utama adalah Business Matching, yang bertujuan mempertemukan pelaku usaha lokal dan internasional dengan mitra strategis untuk membuka peluang kerja sama bisnis yang lebih luas.
Selain itu, pengunjung dapat menyaksikan demo memasak dan workshop interaktif bersama chef ternama seperti Chef Achen, Chef Ugay, Chef Muto, dan Chef Merry. Mereka akan mempersembahkan kreasi kuliner khas Asia, mulai dari sushi, ramen, dimsum hingga aneka kue tradisional dan dessert modern.
Beberapa sesi edukatif dan seminar juga hadir dalam pameran ini. Contohnya, “Catcher Gourmet – Flavor Forum”, “Sustain the Sources: Exploring Certification Initiatives and Sustainable Sourcing for the Hospitality Sector” dari CSP, serta demo produk “Elevating Guest Experience: Healthy Breakfast with Hurom”. Berbagai brand showcase dan demo produk dari Catcher Gourmet, KEWPIE, GEA GETRA, dan Pondan juga akan menampilkan inovasi bahan baku, peralatan dapur, dan teknik kuliner terbaru.
Kesempatan untuk Bergabung dalam Pameran
Dengan berbagai agenda yang inspiratif, Bali Interfood 2025 siap menjadi pusat kolaborasi, peluang bisnis, dan wadah edukasi bagi industri makanan dan minuman di tingkat nasional maupun internasional. Pengunjung dapat langsung melakukan registrasi di lokasi pameran dengan biaya masuk Rp100.000 yang berlaku selama tiga hari penuh. Jangan lewatkan kesempatan untuk hadir dan memperluas jaringan bisnis di Bali Interfood 2025.



