PasarModern.comSedang mengalami wasir atau ambeien? Berikut rekomendasi makanan yang patut dicoba untuk mengatasi wasir.
Wasir atau ambeien bukan hanya menyakitkan, tapi juga mengganggu aktivitas sehari-hari. Kondisi ini disebabkan oleh pembengkakan pembuluh darah di area anus atau rektum yang dapat menimbulkan nyeri, gatal, dan perdarahan.
Salah satu cara terbaik untuk mencegah sekaligus meredakan gejala wasir adalah dengan memperbaiki pola makan. Dikutip dari Healthline, Jumat (4/7/2025), berikut rekomendasi makanan untuk penderita wasir yang kaya serat, air, dan nutrisi penting guna menjaga kesehatan sistem pencernaan.
1. Legum
Legum adalah kelompok tanaman yang bijinya dapat dimakan, seperti kacang merah, lentil, kacang polong, buncis, dan kedelai. Kelompok makanan ini merupakan sumber serat yang sangat tinggi, terutama serat larut yang membantu melunakkan feses dan mencegah sembelit.
Misalnya, satu cangkir lentil matang mengandung sekitar 16 gram serat, hampir setengah dari kebutuhan harian orang dewasa. Mengonsumsi legum secara rutin dapat mengurangi tekanan saat buang air besar yang menjadi salah satu penyebab utama wasir. Selain itu, legum juga baik untuk menjaga keseimbangan gula darah dan menyehatkan usus.
2. Biji-bijian Utuh
Biji-bijian utuh seperti gandum utuh, beras merah, quinoa, dan oat mengandung semua bagian penting biji seperti dedak, endosperma, dan germ. Komponen ini menyimpan banyak serat, terutama serat tidak larut yang mempercepat pergerakan usus dan membantu mencegah konstipasi.
Oatmeal, misalnya, mengandung beta-glukan yang dapat menjadi prebiotik dan mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus. Satu porsi oat kering (40 gram) mengandung sekitar 5 gram serat. Dengan pola makan tinggi biji-bijian utuh, penderita wasir dapat merasakan pengurangan gejala secara alami dan bertahap.
3. Sayuran Silangan
Sayuran cruciferous atau silangan mencakup brokoli, kembang kol, kale, dan kubis. Kelompok sayuran ini dikenal tinggi serat tidak larut yang membantu memperlancar buang air besar.
Sebagai contoh, satu cangkir brokoli mentah mengandung sekitar 2 gram serat. Selain menyehatkan sistem pencernaan, sayuran ini juga mendukung keragaman mikrobioma usus karena mengandung glukosinolat yang dapat dipecah oleh bakteri usus menjadi senyawa pelindung. Meningkatnya keberagaman bakteri usus membuat sistem pencernaan lebih kuat, sehingga lebih tahan terhadap peradangan dan tekanan yang memperburuk wasir.
4. Artichoke
Artichoke bukan hanya lezat, tapi juga kaya akan serat larut seperti inulin yang berfungsi sebagai prebiotik. Satu buah artichoke berukuran sedang mengandung sekitar 7 gram serat.
Kandungan inulin membantu meningkatkan populasi bakteri baik seperti Bifidobacteria dan Lactobacilli di dalam usus. Keberadaan bakteri baik sangat penting untuk menjaga kestabilan saluran pencernaan serta menghindari konstipasi penyebab utama wasir. Selain itu, artichoke juga dapat dimasak menjadi beragam menu seperti direbus, dikukus, atau dipanggang sebagai lauk sehat.
5. Sayuran Umbi
Sayuran akar seperti wortel, ubi jalar, kentang, dan bit mengandung serat tinggi dan menyehatkan pencernaan. Mereka menyediakan sekitar 3 hingga 5 gram serat per porsi. Menariknya, kulit umbi-umbian ini menyimpan sebagian besar seratnya.
Maka dari itu, sangat disarankan untuk mengonsumsinya dengan kulit setelah dicuci bersih. Kentang putih yang dimasak dan kemudian didinginkan juga menghasilkan pati resisten yang bekerja seperti serat larut. Pati ini membantu pertumbuhan bakteri baik di usus dan menjaga kestabilan feses, mengurangi risiko iritasi pada penderita wasir.
6. Labu-labuan
Berbagai jenis labu seperti labu kuning, zucchini, hingga acorn squash merupakan sumber serat yang baik. Acorn squash adalah yang paling tinggi seratnya, dengan sekitar 9 gram serat per cangkir dalam bentuk panggang.
Serat dalam labu membantu pergerakan usus dan menjaga agar feses tetap lembut. Labu juga kaya akan vitamin A dan antioksidan yang mendukung kesehatan secara menyeluruh. Cara penyajiannya yang fleksibel—bisa dipanggang, direbus, atau ditumis—membuat labu menjadi rekomendasi makanan sehat yang cocok untuk penderita wasir.
7. Paprika
Paprika mungkin tidak setinggi serat seperti sayuran lain, tapi kandungan airnya yang mencapai 90 persen sangat bermanfaat untuk penderita wasir. Dalam 100 gram paprika terdapat sekitar 1 gram serat.
Kombinasi serat dan air membantu melunakkan feses dan mempermudah proses defekasi. Dengan begitu, tekanan di area anus dapat diminimalisir. Paprika juga kaya vitamin C dan cocok dijadikan bahan dalam salad, tumisan, atau dimakan mentah sebagai camilan sehat.
8. Seledri
Seledri adalah sayuran tinggi air yang sekaligus mengandung serat, ideal untuk melembutkan tinja dan mengurangi ketegangan saat buang air besar. Satu batang seledri besar berukuran sekitar 28 cm mengandung 1 gram serat dan 61 persen air.
Selain itu, seledri juga memiliki senyawa anti-inflamasi alami. Sayuran ini bisa dikonsumsi dalam salad, sup, atau sebagai camilan dengan olesan selai kacang alami untuk menambah asupan nutrisi harian bagi penderita wasir.
9. Buah Pir
Satu buah pir berukuran sedang mengandung hampir 6 gram serat, atau sekitar 22 persen dari kebutuhan serat harian. Serat tersebut sebagian besar berada di kulit buah, sehingga penting untuk mengonsumsi pir tanpa dikupas.
Selain menjadi camilan yang lezat, pir juga bisa dimasak menjadi sup buah atau campuran salad. Kandungan seratnya membantu mempercepat pergerakan usus dan mencegah sembelit yang bisa memperburuk gejala wasir. Ditambah dengan rasa manis alaminya, pir menjadi pilihan buah yang menyenangkan bagi penderita.
10. Mentimun dan Melon
Mentimun dan berbagai jenis melon seperti semangka atau melon oranye merupakan anggota keluarga Cucurbitaceae. Mereka mengandung banyak air dan serat, sangat membantu untuk mencegah dehidrasi dan memperlancar buang air besar.
Mentimun yang dikonsumsi dengan kulit mengandung lebih banyak serat. Kandungan antioksidannya juga mendukung kesehatan jaringan tubuh, termasuk pembuluh darah yang membengkak akibat wasir. Menambahkan irisan mentimun ke dalam air minum atau sebagai lalapan adalah cara sederhana untuk mendapatkan manfaatnya.
Pola makan tinggi serat dan air merupakan strategi utama dalam meredakan dan mencegah wasir. Dengan memasukkan berbagai bahan di atas ke dalam menu harian, tubuh akan lebih mudah dalam mengelola feses tanpa harus mengejan.
Selain memperhatikan rekomendasi makanan, jangan lupa untuk menjaga hidrasi, rutin bergerak, dan mengelola stres. Wasir memang mengganggu, tapi dengan langkah yang tepat, gejalanya bisa ditekan bahkan dicegah sepenuhnya. (*)



