3 Makanan Khas Banyuwangi yang Wajib Dicoba Versi Ria SW, Penggemar Kuliner Harus Coba!

Posted on

Sego Tempong, Makanan Khas Banyuwangi yang Menarik Perhatian

Banyuwangi tidak hanya dikenal sebagai kota di ujung timur Pulau Jawa dengan pemandangan alam yang menarik, tetapi juga sebagai surga kuliner dengan berbagai makanan khas yang menggugah selera. Salah satu hidangan yang sangat diminati adalah Sego Tempong. Hidangan ini bukan sekadar nasi dengan lauk sederhana, melainkan representasi dari kearifan lokal Banyuwangi: sederhana, segar, dan memiliki karakter yang kuat.

Popularitas Sego Tempong semakin meningkat berkat ulasan para food vlogger Indonesia. Salah satunya adalah Ria SW, yang dalam salah satu video kulinernya di Banyuwangi mencari Sego Tempong dari beberapa warung legendaris dan membagikan pengalamannya kepada para penonton. Dari banyaknya pilihan, ada tiga warung Sego Tempong yang menurut Ria memberikan pengalaman paling berkesan. Berikut ini penjelasannya:

1. Sego Tempong Mbok Nah

Warung pertama yang dikunjungi Ria SW adalah Sego Tempong Mbok Nah, salah satu warung legendaris yang sering disebut sebagai pelopor sajian ini. Lokasinya berada di Jl. Kolonel Sugiono No.16, Kertosari, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Warung ini buka setiap hari kecuali Jumat. Pemiliknya bernama Rahnah, seorang perantau asal Madura, yang kemudian dikenal akrab dengan sebutan “Mbok Nah”.

Harga seporsinya sangat terjangkau, mulai dari Rp 19.000 hingga Rp 25.000. Saat masuk ke warung, aroma sambal segar langsung menyeruak. Keistimewaan Mbok Nah terletak pada sambalnya yang selalu diulek dadakan, sehingga rasa pedasnya benar-benar segar dan tidak pernah kehilangan karakter. Lauk yang ditawarkan juga beragam, mulai dari ikan asin, ayam, hingga tahu dan tempe goreng, semuanya berpadu dengan lalapan segar dalam satu piring penuh.

Menurut Ria, kombinasi pedas sambal, gurih lauk, dan kesegaran lalapan di Mbok Nah menciptakan harmoni rasa yang pas. Tak heran jika warung ini menjadi favorit baik bagi warga lokal maupun wisatawan yang baru pertama kali mencicipi Sego Tempong.

2. Sego Tempong Mbok Wah

Selanjutnya, Ria mampir ke Sego Tempong Mbok Wah yang berlokasi di Jl. Gembrung No.220, Bakungan, Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Harga menu di sini bervariasi, antara Rp 25.000 hingga Rp 50.000 per porsi. Dalam kunjungannya, Ria memilih menu andalan yaitu cumi tinta hitam dengan harga sekitar Rp 30.000.

Meskipun tempatnya sederhana, suasana di warung Mbok Wah hangat dan selalu ramai dengan pelanggan. Daya tarik utama warung ini adalah lauk cumi tinta hitam yang jarang ditemui di warung sejenis, sehingga menambah kekayaan rasa Sego Tempong. Sambalnya pun memiliki karakter khas, dengan sentuhan tomat ranti yang memberi kesegaran berbeda dari warung lainnya.

Ria menekankan bahwa sambal di Mbok Wah seolah punya “karakter pribadi” yang membuat orang ingin kembali. Ditambah dengan porsi yang melimpah, Sego Tempong Mbok Wah sangat cocok bagi mereka yang datang dalam keadaan lapar setelah menjelajahi Banyuwangi.

3. Sego Tempong Mbak Ida

Rekomendasi terakhir dari Ria adalah Sego Tempong Mbak Ida, yang berlokasi di kawasan Singotrunan, Lateng, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Warung ini buka setiap hari kecuali Kamis, dengan harga seporsi berkisar antara Rp 13.000 hingga Rp 25.000.

Dari luar, tempatnya tampak sederhana, namun pengalaman yang ditawarkan meninggalkan kesan mendalam. Keunikan Sego Tempong Mbak Ida terletak pada sambalnya yang terkenal sangat pedas, bahkan lebih ekstrem dibandingkan warung lainnya. Ria menggambarkan pedasnya sambal Mbak Ida begitu tajam hingga mampu membuat keringat bercucuran hanya dalam beberapa suapan.

Bagi pecinta pedas sejati, warung ini adalah destinasi wajib untuk merasakan sensasi “tamparan” Sego Tempong yang sesungguhnya. Meski sederhana, keramahan pemilik dan suasana homey menjadikan pengalaman makan di Mbak Ida terasa akrab sekaligus berkesan.

Kesimpulan

Dari ketiga warung yang direkomendasikan Ria SW, terlihat jelas bahwa Sego Tempong bukan hanya soal sambal pedas, tetapi juga soal cerita di baliknya. Mbok Nah dengan perpaduan rasa seimbang, Mbok Wah dengan lauk unik dan sambal berkarakter, serta Mbak Ida dengan tantangan pedas maksimal, semuanya memperkaya citra kuliner Banyuwangi.

Bagi para pecinta kuliner, Sego Tempong bukan sekadar makanan, melainkan pengalaman yang meninggalkan kesan. Jadi, jika suatu saat kamu berkunjung ke Banyuwangi, jangan lupa untuk menyempatkan diri mencoba salah satu, atau bahkan semua, warung sego tempong ini ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *