Kota Batu tidak hanya menawarkan atraksi alam tetapi juga surganya bagi pencinta masakan malam hari. Setelah Matahari terbenam dan udara semakin menusuk tulang, aktivitas Kota ini baru saja memulai dengan deretan pilihan makanan panas yang menggiurkan. Untuk para pecinta eksplorasi rasa pada waktu-waktu tertentu tersebut, berikut adalah lima tempat makannya di Malam Hari di Batu yang menyediakan layanan sampai larut malam atau awal pagi—ideal untuk berkumpul bersama teman-teman sambil membicarakan hal-hal ringan ataupun sekedar melengkapi isi perut sebelum istirahat.
1. Sate Hotplet Batu – Kehangatan Sate di atas Hotplate
Saat mengonsumsi sate di atmosfer dingin pegunungan, rasanya benar-benar lezat, terlebih jika sajian tersebut masih hangat dihidangkan di atas hotplate. Di tempat Sate Hotplet Batu ini, kamu dapat mencicipi variasi daging ayam atau kambing yang empuk dengan siraman bumbu spesial serta dilengkapi dengan hidangan tambahan seperti tongseng, tengkleng, sampai nasi goreng. Porsi makanannya cukup ideal untuk acara makan malam, dan suasana lokasinya ramai namun tetap menyenangkan. Letaknya sangat mudah dicapai di jalur Patimura, tidak jauh dari area perkotaan utama. Tempat ini cocok bagi mereka yang berkunjung bersama rombongan besar maupun hanya ingin meredakan lapar sebelum waktu semakin larut malam.
2. Susu Ketan Bu Yan – Panas, Manis, dengan Pemandangan Menawan
Jika Anda ingin mencicipi camilan malam yang memuaskan namun masih ringan, Susu Ketan Pak Yan bisa menjadi pilihannya. Spesialitas di sini adalah ketan panas dilengkapi dengan pelengkap unik seperti duriyan, Oreo, atau keju, disajikan bersama susu fresh ala Kota Batu. Lokasi ini terbuka sampai larut malam sehingga sangat cocok sebagai area berkumpul untuk ngobrol santai sekaligus merasakan panorama kota dari tingkat kedua. Udara senja yang menyegarkan akan lebih sempurna lagi jika dinikmati bersama mangkok ketan panas serta gelas susunya yang dapat anda sesuaikan antara dingin maupun hangat.
3. Bakulan Bakaran – Nirwana Lautan Seafood dan Sosis Panggang di Jantung Kota
Bakul Bakaran menjadi destinasi populer untuk makan malam baik bagi penduduk setempat maupun turis. Berada tak jauh dari Alun-Alun Kota Batu, area ini menawarkan berbagai hidangan laut serta makanan beku seperti sosis, batang kepiting, bahkan cumi dan gurita yang dimasak secara langsung sesaat setelah dipesan. Bau harumnya sangat memikat dengan rasa yang gurih dan nikmat—terutama jika dinikmati ketika suhu di Batu semakin sejuk pada sore hari menuju malam. Lokasi ini biasanya membuka pintunya menjelang senja dan dapat dikunjungi hingga larut malam.
4. Mie Soden – Mi Instan Petingkat Rendah Rasanya Layaknya Bangsawan
Jangan meremehkan mie instant—jika disajikan di Mie Soden, perbedaannya pasti akan Anda rasakan. Warung ini dikenal karena penyajiannya unik dari mie instan dengan berbagai toping seperti usus ayam, sayur segar, serta saos pedas buatan rumahan yang sangat menyengat. Meskipun suasana tempatnya cukup sederhana, namun selalu dipadati orang karena cita rasa yang stabil dan membuat ketagihan. Mie Soden mulai membuka pintu pada sore hari dan masih bisa menerima pesanan sampai hampir tengah malam. Cocok bagi siapa saja yang mencari hidangan panas dan praktis tanpa harus rela kompromi soal rasa.
5. Angkringan Alun-Alun Batu – Tempat Makan Sederhana dengan Banyak Peminat
Di area Alun-Alun Kota Batu, terdapat barisan warung angkringan yang tersedia sampai dini hari. Menu mereka cukup bervariasi, meliputi nasi bakar, pecel, gorengan, serta bakso dan wedang jahe. Harga makanannya murah meriah, dan atmosfernya pas untuk berkumpul dengan teman-teman sembari menikmati pemandangan lampu kota. Mengonsumsi hidangan di tempat ini memberikan sensasinya sendiri dalam mencicipi nuansa malam khas Batu—dingin, sunyi, namun tetap hangat dengan keramahan sederhananya.
Jika Anda merencanakan perjalanan mencicipi hidangan malam di Kota Batu, ada lima lokasi yang harus ditambahkan ke dalam checklist Anda. Dari sajian utama hingga cemilan panas, semua bisa dinikmati seiring dengan menghirup udara gunung yang menyegarkan. Maka itu, jangan cepat-cepat memutuskan untuk istirahat jika berada di Batu — karena waktu paling ideal untuk pengalaman kuliner adalah pada malam hari. (*)
