Siomay Kaki Lima yang Masih Bertahan di Jakarta
Siomay menjadi salah satu hidangan khas yang tidak pernah kehilangan penggemarnya. Dari penjual keliling hingga gerobak yang sudah berdiri bertahun-tahun, siomay tetap menjadi pilihan utama bagi warga Jakarta. Rasa autentik dan bahan-bahan segar membuat hidangan ini memiliki daya tarik tersendiri.
Setiap penjual siomay memiliki ciri khas masing-masing. Mulai dari bumbu kacang yang kental dan gurih, siomay ikan tenggiri yang padat, hingga pelengkap seperti kol, tahu, telur, dan pare yang memperkaya rasa. Meskipun banyaknya pilihan siomay modern dan frozen food, siomay kaki lima masih bertahan karena cita rasanya yang asli dan unik.
Jika kamu ingin mencoba siomay legendaris di Jakarta, berikut enam lokasi rekomendasi yang bisa kamu kunjungi:
1. Siomay Kelor – Matraman, Jatinegara
Terletak di kawasan Matraman, dekat Apotek Senen, Siomay Kelor sudah berdiri sejak tahun 1990-an. Keunikan dari siomay ini adalah penggunaan daun kelor dalam adonannya, yang memberikan rasa yang lebih segar dan sehat. Ikan tenggiri segar digunakan untuk memberikan rasa gurih alami, serta sambal kacang yang kental dan sedikit manis. Karena rasanya yang lezat, siomay ini sering habis dalam waktu singkat.
2. Siomay Bandung Dua Putra – Tebet
Bagi pecinta siomay khas Bandung, Siomay Dua Putra di Tebet menjadi favorit. Porsinya besar dan rasanya konsisten. Disajikan dengan bumbu kacang melimpah dan perasan jeruk limau, harga yang ditawarkan sangat terjangkau. Tempat ini selalu ramai, terutama saat jam makan siang. Selain siomay, batagor dan tahu isi juga menjadi andalan.
3. Batagor Siomay Garut – Senen
Berlokasi di Jalan Kramat Sentiong, Senen, pedagang batagor siomay khas Garut ini menyajikan cita rasa pedesaan yang autentik. Siomay di sini padat, bertekstur kenyal, dan memiliki rasa ikan tenggiri yang kuat. Dilengkapi dengan batagor goreng renyah dan bumbu kacang yang gurih pedas, kuliner ini cocok untuk camilan sore atau makan malam ringan.
4. Siomay Super Bang Boy – Depan Gereja Theresia, Menteng
Siomay Super Bang Boy sudah menjadi legenda di kawasan Menteng. Gerobak ini berada di depan Gereja Theresia dan selalu ramai pengunjung. Rasanya tetap konsisten, yaitu lembut, gurih, dan tidak amis. Kombinasi tahu, pare, kentang, dan kol kukusnya dilengkapi saus kacang yang tidak terlalu manis, pas di lidah banyak orang.
5. Siomay Betawi Asli Ikan Tenggiri (Sobat) – Johar Baru
Berbeda dari siomay Bandung yang lembut, Siomay Betawi “Sobat” menawarkan tekstur yang lebih padat dan rasa gurih yang kuat berkat penggunaan ikan tenggiri segar. Berlokasi di Jalan Percetakan Negara II, gerobak ini buka mulai sore hingga dini hari. Siomay ini sering jadi pilihan populer bagi warga sekitar yang ingin camilan malam. Tempat ini punya banyak pelanggan setia yang datang setiap hari.
6. Siomay Mas Nur – Cikini, Menteng
Terakhir, ada Siomay Mas Nur yang sudah puluhan tahun mangkal di kawasan Cikini. Buka dari pagi hingga malam, gerobak Mas Nur dikenal dengan siomaynya yang kenyal dan sambal kacang yang khas yakni gurih dan sedikit pedas. Siomay ini menjadi favorit bagi banyak orang yang tinggal di sekitar area tersebut.
Dengan berbagai variasi rasa dan cara penyajian, siomay kaki lima di Jakarta tetap menjadi bagian penting dari budaya kuliner kota ini. Jika kamu ingin merasakan sensasi autentik, cobalah mengunjungi salah satu dari tempat-tempat di atas.



