9 Fakta Menarik Caviar, Makanan Termahal dengan Harga Rp 150 Juta per Kg

Posted on

Mengenal Caviar, Makanan Termahal di Dunia

Caviar sering disebut sebagai salah satu makanan paling mahal di dunia. Bukan hanya karena rasanya yang khas, tetapi juga karena proses produksinya yang rumit dan langkanya sumber bahan baku. Caviar adalah telur ikan sturgeon (Acipenseridae) yang diawetkan dengan garam. Ikan sturgeon sendiri merupakan ikan purba yang hidup di perairan Laut Kaspia dan Laut Hitam, terutama di Rusia, Iran, dan beberapa negara Eropa Timur.

Caviar biasanya memiliki warna abu-abu pucat hingga keemasan, teksturnya lembut, dan rasanya creamy. Namun, caviar juga memiliki tekstur berlendir dan rasa asin, seperti ikan, serta terasa keras di mulut. Biasanya, caviar disajikan dalam jumlah kecil sebagai hiasan di atas makanan utama. Harga caviar bisa sangat tinggi, terutama untuk jenis tertentu yang sangat langka. Beberapa jenis caviar bisa mencapai 10.000 Dollar AS atau lebih dari Rp 150 juta per kilogram.

Mengapa Caviar Mahal?

Salah satu alasan mengapa caviar begitu mahal adalah karena ikan sturgeon termasuk ikan langka. Proses pertumbuhan ikan ini membutuhkan waktu yang cukup lama, sekitar 8-20 tahun, agar dapat matang dan menghasilkan telur. Selain itu, proses panen telur juga sangat rumit dan hati-hati agar tekstur telur tetap utuh. Hal ini membuat produksi caviar menjadi terbatas dan meningkatkan nilai jualnya.

Berikut adalah sembilan fakta unik tentang caviar:

  • Kata “caviar” berasal dari Bahasa Persia

    Kata “caviar” berasal dari istilah persia kuno, yaitu “khāg-āvar”, yang berarti “bertelur”. Dari arti tersebut, jelas bahwa caviar memang berasal dari telur ikan.

  • Caviar termahal berasal dari ikan sturgeon albino

    Caviar termahal berasal dari ikan sturgeon albino karena kelangkaannya. Ikan ini menghasilkan telur yang sangat dicari karena rasa dan teksturnya yang istimewa, menjadikannya simbol kemewahan.

  • Cara tradisional makan caviar

    Caviar tidak dimasak, melainkan dimakan dalam keadaan segar. Biasanya, caviar menjadi pendamping atau topping untuk blini (pancake kecil Rusia), roti panggang, telur rebus, atau sour cream. Untuk menjaga rasa dan tekstur, sebaiknya tidak menggunakan peralatan makan saat menyantapnya.

  • Caviar memiliki sifat untuk meningkatkan suasana hati

    Asam lemak omega-3 dalam caviar dapat meningkatkan kesehatan otak dan mental. Asam lemak ini dikenal dapat mengurangi peradangan di otak dan membantu meningkatkan suasana hati serta kesehatan mental.

  • Warga Prancis mengonsumsi caviar sekitar 58 ton setiap tahun

    Sebagai makanan lezat khas Prancis, tidak mengherankan jika warga Prancis sangat menyukai caviar. Bahkan, mereka mengonsumsi sekitar 58 ton caviar per tahun.

  • Caviar merah bukan caviar yang sebenarnya

    Caviar biasanya berwarna abu-abu pucat hingga keemasan. Namun, ada juga caviar merah. Caviar merah atau caviar telur salmon berbeda dari caviar yang sebenarnya, karena berasal dari telur salmon.

  • Caviar beluga dilarang di AS

    Amerika Serikat melarang impor caviar beluga untuk melindungi dan melestarikan ikan sturgeon Beluga yang terancam punah. Di negara lain, perdagangan caviar diawasi ketat oleh Convention on International Trade in Endangered Species (CITES).

  • Caviar paling mahal adalah caviar yang berlapis emas

    Caviar termahal di pasaran seringkali diresapi emas asli, menambahkan sentuhan memukau pada hidangan mewah. Caviar berlapis emas ini merupakan simbol kemewahan dan hanya diperuntukkan untuk acara-acara paling eksklusif.

  • Ada beberapa jenis caviar

    Ada beberapa jenis caviar, yaitu Beluga Caviar, Osetra Caviar, Sevruga Caviar, serta Sterlet dan Siberian Caviar.

  • Beluga Caviar berasal dari ikan sturgeon beluga, yang merupakan ikan terbesar dalam keluarga sturgeon. Telurnya berwarna abu-abu pucat hingga keemasan, teksturnya lembut, dan rasanya creamy.
  • Osetra Caviar berasal dari ikan osetra sturgeon. Telurnya berwarna cokelat keemasan, rasanya lebih gurih dan nutty.
  • Sevruga Caviar berasal dari ikan sevruga sturgeon. Telurnya lebih kecil, berwarna abu-abu gelap, dan rasanya kuat serta asin.
  • Sterlet dan Siberian Caviar berasal dari jenis sturgeon yang lebih kecil. Banyak diproduksi di Eropa dan Asia, kualitasnya tetap tinggi tetapi harganya tidak semahal beluga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *