Del Monte Indonesia Tetap Berjaya, Tidak Terkait dengan yang Bangkrut di Amerika

Posted on

Del Monte Foods di Amerika Serikat Bangkrut, Apa Pengaruhnya bagi Del Monte Indonesia?

Del Monte Foods, sebuah perusahaan makanan ternama yang telah beroperasi selama 138 tahun di Amerika Serikat, mengumumkan kebangkrutan. Kejadian ini langsung membuat geger di kalangan penggemarnya. Namun, bagi pelanggan setia Del Monte di Indonesia, tidak perlu khawatir karena produk-produknya tetap tersedia dan beredar seperti biasa.

Perusahaan Del Monte Foods AS secara sukarela mengajukan perlindungan kebangkrutan ke pengadilan. Menurut laporan dari Reuters (2/7), perusahaan ini berencana menjual seluruh asetnya. Dalam pernyataannya, Presiden dan CEO Del Monte Foods Greg Longstreet menyatakan bahwa proses penjualan di bawah pengawasan pengadilan adalah cara terbaik untuk mempercepat pemulihan dan membangun perusahaan yang lebih kuat serta berkelanjutan.

Berdasarkan dokumen pengadilan, utang Del Monte Foods diperkirakan mencapai kisaran 1 hingga 10 miliar dolar AS atau sekitar Rp16,22 triliun hingga Rp162,22 triliun. Meskipun begitu, perusahaan telah mendapatkan pendanaan baru senilai 912,5 juta dolar AS (sekitar Rp14,80 triliun) agar operasionalnya tetap berjalan normal selama proses penjualan berlangsung.

Penyebab Utama Kebangkrutan Del Monte Foods

Menurut Sarah Foss dari firma konsultan keuangan Debtwire, salah satu penyebab utama kebangkrutan Del Monte Foods adalah pergeseran tren konsumen. Mereka mulai beralih dari makanan kaleng yang kaya akan pengawet ke alternatif yang lebih sehat.

Selain itu, beberapa faktor lain turut memperburuk situasi perusahaan, antara lain:

  • Inflasi: Kenaikan harga bahan pokok membuat konsumen beralih ke produk merek toko yang harganya lebih murah.
  • Biaya Produksi: Tarif impor baja sebesar 50% di AS menyebabkan biaya produksi kaleng melonjak, yang sangat berdampak pada perusahaan seperti Del Monte.
  • Beban Utang: Sebuah gugatan hukum tahun lalu yang berujung pada restrukturisasi utang menambah beban bunga perusahaan sebesar 4 juta USD setiap tahunnya.

Del Monte Indonesia Tetap Beroperasi

Meski Del Monte Foods AS bangkrut, Del Monte Indonesia tetap beroperasi seperti biasa. Hal ini disampaikan oleh Del Monte Asia melalui unggahan Instagram Stories di akun resminya. Pernyataan tersebut menyatakan bahwa Del Monte Indonesia memiliki kepemilikan yang terpisah dari Del Monte USA, sehingga operasionalnya tidak terganggu.

Di Indonesia, produk Del Monte dipasarkan oleh PT Lasallefood Indonesia sejak tahun 2003. Produk pertama yang diluncurkan adalah saus cabai dan saus tomat. Selanjutnya, perusahaan memperluas lini produk dengan menawarkan saus spageti, saus barbeku, bumbu nasi goreng, saus sambal udang, dan sarden. Semua produk tersebut didistribusikan melalui 59 jaringan distribusi yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pada tahun 2016, Del Monte meluncurkan minuman kopi cincau, kemudian pada tahun 2018 meluncurkan minuman ringan cincau. Produk-produk ini semakin memperkuat posisi Del Monte di pasar Indonesia.

Dengan struktur bisnis yang terpisah dan komitmen untuk terus memberikan produk berkualitas, Del Monte Indonesia tetap menjadi pilihan konsumen yang mencari rasa autentik dan kualitas terjamin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *