, TUBAN –
Bubur sagu khas wisata Pelang, terletak di Dusun Pelang, Desa Tahulu, Kecamatan Merakurak, Tuban, dapat dipertimbangkan sebagai pilihan makanan lokal Tuban.
Kapan lagi kita dapat merasakan pesona ekosistem Sungai Pelang, sambil mencicipi bubur sagu di dalam hutan yang masih alami dari pohon sagu di wilayah Tuban?
Bubur sagu yang ditawarkan di objek wisata Pelang mempunyai rasa unik, menggabungkan kelezatan asin dan manis.
Yusuf (35), seorang tamu dari Kecamatan Montong, menyebut bahwa tiap kali dia datang ke objek wisata Pelang, dirinya selalu memastikan untuk memesan bubur sagu yang menjadi spesialitas tempat itu.
“Setiap kali berkunjung kesini, saya selalu menyempatkan diri untuk menikmati bubur sagu bersama keluarga,” katanya pada hari Senin (7/4/2025).
Menurunya lagi, bubur sagu khas destinasi wisata Pelang sungguh lezat sekali, terlebih lagian ini adalah masakan lokal yang sudah menjadi warisan budaya mereka.
” Rasanya lezat, terutama karena ini adalah masakan tradisional,” tambahnya.
Pada saat yang sama, Tatik (32), seorang pedagang bubur sagu, menyebutkan bahwa selama masa istirahat Idul Fitri, penjualan bubur sagu di tempat wisata Pelang meningkat jika dibandingkan dengan hari-hari normal.
“Penjualannya bubur sagu meningkat dibandingkan dengan hari-hari normal. Karena liburan kali ini, saya berhasil menjual sampai 50 porsi bubur,” katanya.
Tatik menyebutkan bahwa bubur sagu ini merupakan hidangan tradisional dari komunitas Desa Pelang, sebab di daerah itu terdapat banyak pohon sagu.
Harga untuk satu piring bubur sagu ini terbilang sangat bersahabat di kantong.
Tatik menetapkan harga hanya Rp5 ribu untuk setiap mangkuk bubur sagunya.
“Satu mangkuknya hanya berharga Rp5 ribu,” tandasnya.



