WAMENA
– dapur dalam program Makan Bergizi (PMB) berfungsi sebagai tempat penyimpanan produk-produk pertanian seperti sayuran, ubi-ubian, cabai, bawang, dan tomat serta sektor ternak yang nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi para petani di wilayah Jayawijaya.
Bupati Jayawijaya Athenius Murib, SH, MH mengungkapkan bahwa program dari pemerintah pusat ini memerlukan berbagai bahan mentah dalam jumlah besar, termasuk ikan, ayam, telur, sayuran segar, dan umbi-umbian dengan volume yang luar biasa. Sebagai ilustrasi, di Distrik Wamena kota terdapat 15.000 siswa sekolah yang menerima manfaat dari tiga dapur masak tersebut.
“Bayangkan bahwa hanya untuk Kota Wamena diperlukan hingga 35 ton sayurannya sendiri, tanpa termasuk cabe, bawang, tomat, atau ubinya. Program ini tidak hanya membantu kebutuhan pangan tetapi juga menciptakan lapangan pekerjaan bagi banyak orang serta seluruh biayanya ditanggung oleh pemerintah pusat,” jelasnya ketika berdialog langsung dengan para pemimpin kelompok tani dan peternak yang ada di 40 distrik Jayawijaya pada hari Senin (7/4), di ruang Sasana Wio I Kantor Bupati Jayawijaya.
Menurut dia, hal ini membuka kesempatan pasar bagi petani. Sebelumnya, para petani melakukan penanaman tetapi seringkali merengek tentang masalah pemasaran. Kini, produk kebun mereka telah memiliki tempat penyimpanan atau pembelian karena permintaan awal untuk satu distrik saja sudah cukup besar; apabila dikembangkan lebih lanjut ke distrik lain, potensinya akan semakin luas.
“Jika dapur MBG mendatangkan bahan pangan dari luar daerah tersebut mustahil dilakukan, oleh karena itu petani sebaiknya fokus pada penanaman tanpa harus khawatir tentang adanya pasar yang tersedia. Saat ini telah ada pasar yang siap memasarkan hasil panen melalui dapur PMB,” terang Bupati Murib.
Mantan Dandim 1702/Jayawijaya mendorong semua kelompok tani supaya mulai menanam lagi, dan terutama memperluas produksi sayuran seperti terung sebagai bagian dari usaha pertanian mereka. Ia menjelaskan bahwa potensi ekonomi tersimpan dalam lahan tersebut, serupa halnya dengan bidang peternakan yang perlu dipertahankan dan dikembangkan lebih lanjut.
“Melalui rapat ini, saya ingin mendukung seluruh kelompok petani dalam menyediakan bahan makanan lokal guna memenuhi permintaan dari dapur Program Makan Bergizi (PMB) yang beroperasi di Jayawijaya,” demikian penutupan Athenius Murib. (jo/wen)
Layanan Berlangganan Surat Kabar Cendrawasih Pos,
https://bit.ly/LayananMarketingCepos
TEMUKAN LEBIH BANYAK DI KORAN DIGITAL CEPOS
https://www.myedisi.com/



