Dapur MBG Lebak Dilengkapi Fasilitas Lengkap oleh Yayasan HCF

Posted on

Peresmian Dapur Makan Bergizi Gratis di Lebak

Ratusan warga berkumpul untuk menyaksikan peresmian Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi oleh Yayasan Hamim Center Founder (HCF) di Kampung Ciputat, Desa Pasar Keong, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten. Acara ini menjadi momen penting dalam upaya memastikan ketersediaan makanan sehat dan bergizi bagi pelajar, ibu hamil, serta ibu menyusui.

Program ini merupakan implementasi nyata dari kebijakan pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Kegiatan peresmian berlangsung dengan khidmat, dimulai dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan pemotongan pita sebagai tanda resmi beroperasinya dapur MBG di Pasar Keong.

Lokasi dapur berada di Kampung Ciputat, Desa Pasar Keong, dengan fasilitas lengkap seperti ruang masak, area distribusi, dan penyimpanan makanan. Semua elemen disiapkan sesuai standar nasional agar kualitas gizi makanan tetap terjaga.

Salah satu hal menarik dari dapur MBG adalah penggunaan rantang produksi Cipta Perdana Lancar yang terbuat dari bahan stainless steel SUS 304. Rantang ini dipilih karena memiliki sifat anti karat, tahan panas, mudah dibersihkan, serta higienis. Hal ini membuatnya ideal untuk menyajikan makanan bergizi kepada anak-anak sekolah dan kelompok penerima lainnya.

Dengan penggunaan rantang ini, makanan tetap hangat lebih lama, tidak terkontaminasi, serta aman dikonsumsi setiap hari. Proses penyajian makanan juga ditampilkan selama acara, di mana para relawan yayasan bersama petugas dapur menata menu bergizi yang terdiri dari nasi, lauk berprotein hewani, sayuran segar, serta buah-buahan.

Semua makanan disiapkan menggunakan bahan pangan lokal hasil produksi petani dan UMKM sekitar. Selain menjaga kesehatan, kegiatan ini juga berdampak positif pada perekonomian masyarakat setempat.

Cipta Perdana Lancar, yang sebelumnya dikenal bergerak di bidang otomotif, sanitasi, dan elektronik, kini turut berkontribusi di sektor alat dapur dan pertanian. Perusahaan ini memproduksi rantang dan alat masak berkualitas tinggi yang digunakan langsung di dapur MBG. Langkah ini menunjukkan inovasi industri sekaligus dukungan dunia usaha terhadap program prioritas pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang sehat dan kuat.

Pembina sekaligus Pendiri Yayasan HCF, Hamim, menyampaikan bahwa tujuan utama dari program ini adalah meningkatkan kualitas hidup masyarakat. “Kami hadir bukan sekadar mendistribusikan makanan, tetapi ingin berperan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Program ini selaras dengan visi Indonesia Emas 2045, yakni mempersiapkan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif,” ujarnya.

Antusiasme warga sangat terasa dalam kegiatan ini. Banyak orang tua penerima manfaat menyampaikan rasa syukur mereka. Siti Maryam, salah satu orang tua siswa SD di Cibadak, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. “Kami sangat berterima kasih, anak-anak kini bisa makan makanan sehat setiap hari tanpa kami khawatirkan biaya. Ini benar-benar meringankan beban keluarga kami,” ungkapnya dengan penuh haru.

Tidak hanya orang tua, para siswa juga terlihat gembira. Rizky, seorang siswa kelas 5 SD, mengatakan dirinya senang karena bisa menikmati lauk sehat setiap hari. “Biasanya saya bawa bekal seadanya, sekarang bisa makan ayam, sayur, dan buah. Rasanya enak sekali, saya jadi semangat belajar di sekolah,” katanya sambil tersenyum lebar.

Selain warga, acara juga dihadiri oleh Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya, Komandan Kodim 0603 Lebak Letkol Inf Herbert Rony Parulian Sinaga, dan Kapolres Lebak AKBP Herfio Zaki. Dalam sambutannya, Bupati Lebak menyampaikan apresiasi tinggi terhadap program ini. “Kami menyambut baik dan mendukung penuh program Makan Bergizi Gratis. Program ini bukan hanya memberi makan, tetapi juga memberi harapan. Anak-anak Lebak akan tumbuh lebih sehat, lebih kuat, dan lebih siap bersaing di masa depan,” ujar Bupati Hasbi.

Acara ditutup dengan pembagian makanan simbolis kepada pelajar dan ibu hamil yang hadir. Suasana penuh kebersamaan terlihat saat anak-anak dengan ceria membawa rantang SUS 304 berisi makanan sehat, sementara para ibu menyampaikan ucapan terima kasih berulang kali.

Kegiatan ini menunjukkan bagaimana sinergi antara pemerintah, yayasan, industri, dan masyarakat dapat menghadirkan manfaat nyata bagi bangsa. Peresmian dapur MBG Pasar Keong bukan hanya sekadar acara seremonial, tetapi juga titik awal perjalanan panjang untuk memperbaiki status gizi masyarakat Lebak.

Dengan dukungan peralatan berstandar nasional, bahan pangan lokal berkualitas, serta antusiasme warga, program ini diharapkan menjadi role model bagi daerah lain di Indonesia menuju cita-cita besar Indonesia Emas 2045.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *