Perluasan Program Pojok Belajar GoFood untuk Dukung Pertumbuhan UMKM
GoFood, layanan pesan-antar makanan online yang merupakan bagian dari perusahaan GoTo Gojek Tokopedia Tbk (BEI: GOTO), kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor kuliner. Dalam rangka menyambut Hari UMKM Nasional 2025, GoFood meluncurkan ekspansi program Pojok Belajar hingga mencakup 24 kota di Indonesia pada Jumat (8/08/2025). Langkah ini menjadi wujud nyata dari semangat #BerjuangUntukIndonesia, yang bertujuan memperkuat peran UMKM sebagai penggerak utama perekonomian nasional, terutama di era digital yang penuh tantangan.
Program Pojok Belajar hadir sebagai ruang edukasi dan kolaborasi bagi mitra usaha kuliner. Ini merupakan bagian dari inisiatif Komunitas Partner GoFood (KOMPAG). Dalam program ini, para mitra diberikan sesi pembelajaran intensif dengan materi seperti penguatan merek, strategi pemasaran, hingga pengelolaan keuangan. Selain teori, Pojok Belajar juga mengedepankan metode sharing session dan bimbingan komunitas agar peserta langsung mendapatkan panduan praktis sejak hari pertama bergabung.
Awalnya, Pojok Belajar hanya tersedia di delapan kota, namun kini telah diperluas hingga 24 kota dan telah menjangkau ribuan pelaku UMKM. VP of Sales Gojek, Dani Oktobianto, menjelaskan bahwa Pojok Belajar telah berevolusi dari ruang edukasi menjadi tempat bertemunya para pelaku usaha untuk saling bertukar ide dan solusi nyata dalam menjalankan bisnis. Tingginya antusiasme menjadi salah satu alasan peningkatan skala program ini.
Mentor dari Pelaku Usaha Berprestasi
GoFood menempatkan kualitas pendampingan sebagai prioritas utama dalam pengembangan Pojok Belajar. Setiap mentor dipilih secara selektif dari mitra usaha kuliner berprestasi dengan rekam jejak solid, wawasan relevan, dan semangat kolaborasi tinggi. Pada pelaksanaan terbaru, Gojek menghadirkan 13 mentor, di antaranya Heru, pemilik 2080 Burger asal Bali, serta Yudistira, pemilik kedai kopi Toko Kami asal Pontianak.
Kehadiran para pelaku usaha berpengalaman ini memastikan materi yang dibagikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga relevan dengan tantangan nyata yang dihadapi UMKM kuliner di berbagai daerah. Lebih dari sekadar pengajar, para mentor bertindak sebagai rekan diskusi yang siap berbagi strategi teruji dan solusi praktis untuk berbagai hambatan bisnis. Pendekatan ini menciptakan suasana belajar yang interaktif, mendorong pertukaran ide, dan membangun rasa percaya diri peserta untuk menerapkan pengetahuan baru dalam usaha mereka.
Apresiasi dari Pemerintah
Dalam konferensi pers peluncuran ekspansi program, Deputi Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM RI, Riza Damanik, menekankan pentingnya pendampingan UMKM untuk membangun ekosistem wirausaha yang kuat. Ia menilai bahwa kekuatan kolaborasi lewat wadah terpadu seperti Pojok Belajar ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mempercepat target rasio kewirausahaan nasional sebesar 8 persen pada tahun 2045. Ia mengapresiasi dukungan GoFood dan kontribusi para mentor yang menjalankan misi mulia untuk tumbuh bersama.
Selain itu, pemerintah juga terus memperkuat ekosistem usaha produktif melalui kemudahan perizinan, akses pembiayaan, kemitraan, sertifikasi, serta digitalisasi UMKM agar mampu naik kelas.
Inovasi Digital untuk UMKM Kuliner
Selain program komunitas, GoFood juga meluncurkan berbagai inovasi teknologi untuk mempermudah operasional bisnis mitra kuliner. Salah satunya adalah tampilan baru aplikasi GoFood Merchant yang memungkinkan pendaftaran mitra usaha dilakukan hanya dalam waktu lima menit. Langkah ini melengkapi inisiatif pendampingan yang telah berjalan, sehingga mitra mendapatkan dukungan komprehensif baik dari sisi teknologi maupun pengembangan kapasitas.
Dani Oktobianto menegaskan bahwa berbagai inovasi dan inisiatif ini menggarisbawahi komitmen berkelanjutan GoFood dan Gojek sebagai karya anak bangsa yang berjuang menghadirkan solusi menyeluruh bagi jutaan mitra usaha. Mulai dari inovasi teknologi hingga dukungan komunitas, semua bertujuan mendorong mereka untuk berkembang dan berdaya saing tinggi di tengah tantangan pasar yang dinamis.



