Pengalaman Kuliner Siang yang Menyenangkan di Pasar Gede Solo
Mencari tempat makan siang yang segar dan legendaris di pusat kota bisa menjadi agenda seru saat berkunjung ke Solo, Jawa Tengah. Salah satu pilihan yang patut dicoba adalah Es Dawet Telasih Bu Dermi di kawasan Pasar Gede. Tempat ini cocok untuk dinikmati saat siang bolong dan sering menjadi pilihan favorit bagi pecinta jajanan tradisional.
Minuman tradisional ini sudah dikenal sejak puluhan tahun lalu dan diwariskan hingga generasi ketiga. Rahasia kelezatannya terletak pada cendol lembut, gula jawa murni, santan segar, serta biji telasih yang menyegarkan. Perpaduan rasa manis dan gurih membuatnya cocok diminum saat siang hari.
Banyak wisatawan rela antre demi mencicipi kesegarannya. Itinerary ini cocok untuk kamu yang ingin wisata kuliner tanpa menghabiskan waktu terlalu lama.
Rencana Jadwal Wisata Kuliner di Pasar Gede Solo
10.00 WIB — Berangkat dari Rumah menuju Pasar Gede Solo
Waktu tempuh disesuaikan dengan lokasi rumah, namun disarankan berangkat lebih awal agar tidak kehabisan stok dawet. Pasar Gede berada di kawasan pusat kota, sehingga akses jalannya relatif mudah dari berbagai arah.
10.30 WIB — Tiba di Area Pasar Gede Solo
Lokasi: Jalan Pasar Gedhe Hardjonagoro – Jalan Jend. Urip Sumoharjo, Sudiroprajan, Jebres, Kota Solo, Jawa Tengah.
Jam operasional: pukul 08.00 – 14.30 WIB.
Masuk dari pintu pasar yang ada tugu, lalu berjalan ke bagian belakang pasar.
10.45 WIB — Mencari Gerai Es Dawet Telasih Bu Dermi
Gerai berada di dalam area pasar dan dikenal sebagai kios dengan tempat duduk paling banyak dibanding penjual lain di sekitarnya. Penjual saat ini dijaga oleh Bu Utik, generasi ketiga dari keluarga yang sudah berjualan sejak Pasar Gede berdiri. Meski ramai, pelayanan terkenal cepat dan ramah. Antrian biasanya mulai terlihat sejak menjelang siang.
11.00 WIB — Memesan Es Dawet Telasih Bu Dermi
Menu utama adalah dawet telasih dengan isian cendol dari beras, biji telasih, ketan hitam, dan sumsum. Kuahnya menggunakan gula jawa asli dan santan segar tanpa campuran. Pilihan menu antara lain dawet biasa dan dawet dengan tambahan tape. Jika ingin, bisa minta kurangi gula agar rasanya tidak terlalu manis. Teksturnya terlihat encer, tapi rasanya tetap gurih dan menyegarkan.
- Harga tanpa tape: Rp 15.000
- Harga dengan tape: Rp 17.000
11.10 WIB — Menikmati Kuliner Siang di Pasar Gede
Nikmati es dawet di tempat makan yang tersedia di sekitar kios atau di lantai dua area pasar. Rasanya segar dan pas diminum saat cuaca panas.
11.35 WIB — Jalan Santai di Sekitar Pasar Gede
Setelah minum es dawet, sempatkan berjalan di area pasar untuk membeli jajanan tradisional atau buah segar sebagai oleh-oleh (opsional). Suasana pasar yang hidup cocok untuk foto suasana kuliner khas Solo. Kegiatan ini bisa jadi penutup agenda kuliner siang tanpa terburu-buru.
12.00 WIB — Persiapan Pulang
Setelah selesai berkulineran, kamu bisa langsung pulang.
Biaya Estimasi dalam Itinerary Es Dawet Telasih Bu Dermi Pasar Gede Solo
- Es Dawet: Rp 17.000
- Parkir: Rp 2.000
- TOTAL: Rp 19.000
Rekomendasi Kuliner Lain di Pasar Gede Solo
Selain Es Dawet Telasih Bu Dermi, di Pasar Gede Solo masih ada kuliner enak yang bisa kamu coba. Berikut rekomendasinya:
-
Lenjongan Yu Sum
Lokasinya ada di Pasar Gede dan tidak jauh dari pintu utama. Kedai satu ini menjajarkan menu tradisional seperti Sawut, Tiwul, Ketan Hitam, Kicak, Klepon, dan Gatot. Makanan tersebut disajikan dengan siraman gula di atasnya, namun jika kamu tidak suka bisa menolaknya. Harga yang ditawarkan pun sangat terjangkau. -
TFP Kopi Warung
Bagi kamu yang suka dengan makanan ala western food bisa mencoba TFP Kopi Warung. Warung ini berlokasi di Jalan Suryopranoto, Kepatihan Wetan, Kecamatan Jebres, tepatnya di lantai 2 Pasar Gede Solo sebelah selatan. Di tempat makan ini menu makan dan minumannya ditulis dalam black board. TFP Kopi Warung buka setiap Senin-Sabtu mulai pukul 10.00 WIB sampai 15.00 WIB. -
Nasi Liwet Bu Sri
Nasi Liwet Bu Sri berlokasi di Pasar Gede. Tepatnya di deretan lapak penjual buah di paling sudut pasar. Seporsi nasi liwet biasanya disajikan dalam daun pisang yang dipincuk. Nasi liwet berisi suwiran ayam kampung, sayur labu, dan lainnya. Harga yang ditawarkan pun sangat terjangkau. -
Tahok Pak Citro
Tak jauh dari Nasi Liwet Bu Sri, ada Pak Citro yang menjual tahok. Tahok merupakan camilan khas China yang mengenyangkan. Kuliner ini terbuat dari dari kacang kedelai dan disantap dengan air jahe gula. Di daerah lain, tahok biasa disebut kembang tahu. Pak Citro berjualan tahok dari tahun 1968.



