Kunci agar Bumbu Ayam Bakar Meresap: Tambahkan Hanya 2 Bahan Ini

Posted on



Ayam bakar termasuk dalam jenis masakan ayam yang sangat digemari.

Sajian ini bahkan selalu cepat habis dan digandrungi oleh para pembeli.

Bermacam variasi rasa dari ayam bakar juga dapat menjadi opsi untuk Anda.

Mulai dari yang manis, asam, madu hingga bermacam rasa lainnya.

Tetapi, hal utama dalam memasak ayam panggang adalah bumbu harus menyerap hingga ke bagian dalam daging.

Rahasia kelezatan ayam bakar terletak pada bumbunya.

Maka dari itu, untuk dapat menyerap dengan baik, tidak cukup hanya direbus saja.

Bagaimana Cara Membuat Ayam Bakar yang Bumbunya Menyerap Dengan Baik?

Memang, membeli ayam bakar yang telah siap saji dapat lebih menghemat waktu.

Tetapi jika Anda ingin menyiapkannya sendiri di rumah, caranya pun cukup sederhana lho.

Mengolah ayam bakar secara homemade di dapur menjadi suatu tantangan khusus untuk para bunda di rumah.

Namun jangan khawatir, Sajian Sedap akan menyediakan saran terbaik agar ayam bakar Anda sukses.

Tidak memerlukan pressure cooker atau pemasakan yang lama, ternyata untuk membuat bumbu menyerap sempurna hingga ke tulang, kunci utamanya ada pada proses merebus daging.

Ya, jika Anda ingin bumbu meresap ke dalam daging ternyata saat merebusnya tidak boleh sembarangan.

Untuk mencapai tekstur daging ayam yang lembut, silakan masukkan baking powder ke dalam campuran marinasi Anda.

Atau Anda dapat mengaduk baking powder bersamaan dengan bahan-bumbu lainnya saat memasak ayam rebus.

Biasanya, sebelum dibakar, ayam diprengso agar bumbunya dapat menyerap dengan baik.

Namun, meski sudah direbus bumbu terkadang belum meresap dan daging masih alot.

Jadi, untuk mempercepat proses tersebut, salah satu caranya adalah dengan menambahkan baking powder.

Tambahan dari itu, Anda juga dapat menambahkan sebagian kecil parutan nanas atau meletakkan kulit ayam yang dibalut dengan nanas.

Anda dapat pula menyertakan air kelapa untuk membuat daging menjadi lebih manis.

Kelapa air dapat berfungsi sebagai zat alamiah yang akan menambah rasa gurih pada hidanganmu.

Cara Memilih Ayam Segar

Executive Chef Aprez Catering by Amuz Group Stefu Santoso membagikan tips memilih daging ayam segar yang mudah diaplikasikan:

1. Warna daging

Yang pertama adalah mengamati warna daging ayam.

Daging ayam yang fresh umumnya memiliki warna pink muda atau sedikit kecoklatan.

Jikawarna daging sedikit memudar, ini menunjukkan bahwa ayam telah dipotong satu hingga dua hari yang lalu.

Ayam dengan daging yang telah memburuk akan memiliki warna kebiruan.

Jika disimpan dalam suhu tinggi, daging ayam tersebut perlahan akan berubah menjadi warna biru akibat infeksi dari berbagai jenis bakteri.

“Kunci ayam segar adalah warnanya yang cerah, tidak berwarna biru,” demikian katanya seperti dilansir Kompas.com.

2. Aroma tidak bau

Kedua, pastikan bahwa ayam tersebut bebas dari aroma tak menyenangkan.

Ayam yang masih fresh tidak akan menimbulkan aroma yang busuk atau tidak menyenangkan.

Aroma dagingnya fresh dengan ciri khas ayam, tidak berbau amis dan tidak terlalu menusuk hidung.

“Bagian ekor atau ujung belakangnya kita buang pula. Umumnya area tersebut yang menyebabkan bau, hanya untuk menjamin kualitas daging ayam,” jelas Stefu.

Jika aroma daging sudah bau, banyak orang yang berusaha memberikan jeruk nipis pada daging ayam untuk menghilangkan bau tersebut.

Namun, Stefu tidak menyarankannya.

“Saya sedikit khawatir tentang aspek keamanannya, mengingat telah terkontaminasi (bakteri),” ungkapnya dengan tegas.

3. Tekstur elastis

Menurut Kompas.com, kekenyalan daging merupakan indikator lain bahwa ayam tersebut tetap segar.

Anda dapat mencobanya dengan meremas daging ayam tersebut.

Apabila daging ayam diinjak dan setelah itu mengembalikan bentuk aslinya tanpa meninggalkan jejak, berarti daging ayam tersebut masih fresh.

Apabila ketika ditekan daging meninggalkan bekas tekanan, berarti daging tersebut telah kehilangan kesegarannya.

Ketebalan daging ayam yang lembut dan berair juga menjadi indikasi bahwa ayam tersebut telah busuk.

4. Suhu daging ayam

Anda pun dapat memeriksa suhu daging ayamnya guna menentukan seberapa segarnya ayam itu.

Umumnya, ayam segar yang baru dipotong akan berada dalam keadaan panas yang ringan.

“Jika baru dipotong pasti masih hangat karena proses pembersihan menggunakan air panas yang bertujuan menghilangkan bulu-bulu,” jelas Stefu.

Berikut ini adalah 4 poin penting yang harus diperhatikan ketika memilih ayam potong di pasaran.

Semoga bermanfaat Sase Lovers!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *