Mees Hilgers Bagikan Warisan Indonesia dari Ibu: Mempelajari Dua Hidangan Khas Nusantara

Posted on


Mees Hilgers, bek dari FC Twente, memiliki kisah menarik tentang pelajaran seputar Indonesia yang diberikan oleh sang ibu.

Film khusus diciptakan untuk Mees Hilgers oleh
ESPN Nederland
.

ESPN Nederland
menggambarkan seluruh petualangan Mees Hilgers dalam waktu 22 menit berjudul
Asal Usul Milik Mees Hilgers
(Asal-usul Mees Hilgers).

Cerita film itu mengikuti jejak langkah Mees Hilgers mulai dari karir sepak bola beliaunya.

Mees Hilgers juga berbagi cerita singkat tentang keduanyaorangtuanyya.

Bapaknya adalah Vincent Hilgers dan ibunya bernama Linda Tombeng.

Linda Tombeng menyumbangkan darahnya untuk Mees Hilgers yang berasal dari Manado, Sulawesi Utara.

Air darah dari ibunya memungkinkan Mees Hilgers untuk mewakili Timnas Indonesia sesuai dengan ketentuan FIFA.

Pembela berusia 23 tahun telah bergabung dengan Timnas Indonesia sejak bulan Oktober 2024.

Mees Hilgers telah mengguyakan perlindungan untuk Timnas Indonesia sebanyak tiga kali.

Pada tingkat klub, Mees Hilgers menguatkan salah satu tim terbaik di Liga Belanda, yaitu FC Twente.

Dia adalah hasil langsung dari akademi FC Twente.

Di awal meraih pendidikan di akademi FC Twente, dia harus melakukan perjalanan panjang dari kota asalnya yaitu Amersfoort menuju Enschede.

Secara perlahan ia harus pindah ke Enschede dan belajar untuk hidup mandiri di apartemen barunya.

Mees Hilgers merenungkan kembali tahun-tahun mudanya ketika menimba ilmu di akademi FC Twente.

Satu di antaranya adalah pelajaran dari sang ibu tentang bagaimana cara hidup secara independen.

Linda menyatakan bahwa sebagai seseorang keturunan Indonesia, masalah makanan sangatlah krusial baginya.

“Menurut pendapatku dapat dilakukan, terkadang aku merasa bisa ditingkatkan atau mungkin lebih efektif,” kata Linda Tombeng seperti dikutip dari ESPN.

Iya sih, aku akui dia memang luar biasa (dalam masakan).

“Mari kita sebagai warga negara Indonesia menganggap penting soal masakan,” tambahnya.

Mees Hilgers menyatakan bahwa ibunya mengajarkannya memasak nasi goreng dan soto.

Sebab itu, kedua hidangan tersebut sangat mudah ditemukan bahan-bahannya di supermarket.

“Masakan yang diajarkan oleh ibunya kepada Mees Hilgers terdiri dari nasi goreng dan soto,” katanya.

itu (soto) seperti sebuah sup, mudah dibuat dan dapat bertahan selama beberapa hari.

Maka, lebih sering memilihnya atau menggunakan paket masakan dari Jumbo ataupun Albert Heijn (nama supermarket di Belanda).

“Kainnya ringan dan mudah digunakan. Saya selalu seperti itu sebelumnya,” tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *