Pasti Lezat! 4 Tempat Makan Legendaris dan Hidden Gem di Lamongan yang Wajib Dicoba

Posted on



Lamongan memang sudah terkenal dengan soto dan nasi borannya yang melegenda. Tapi jangan salah, kuliner Lamongan tidak berhenti sampai di situ saja. Kota yang terletak di pesisir utara Jawa Timur ini menyimpan banyak tempat makan istimewa, dari yang sudah berdiri puluhan tahun hingga hidden gem yang belum banyak diketahui wisatawan luar.

Buat kamu yang sedang berkunjung ke Lamongan atau sekadar lewat, berikut 4 rekomendasi tempat makan di Lamongan yang patut kamu singgahi dijamin bikin ketagihan dan susah lupakan.

bergeser

Dari cita rasa-nya! Banyak dari tempat makan ini menawarkan rasa khas yang sulit ditemukan di kota lain bahkan ada yang hanya bisa dinikmati di Lamongan.

Tempat makan ini dipilih berdasarkan rasa, keunikan, dan popularitas lokal. Cocok untuk kamu yang sedang merencanakan liburan ke Lamongan, sekadar mampir lewat jalur Pantura, atau memang ingin mengeksplorasi sisi lain dari wisata kuliner Jawa Timur yang jarang terekspos media.


1. Sate dan Gule Kambing H. Sopyan

Sate dan Gule Kambing H. Sopyan merupakan salah satu tempat makan legendaris yang telah berdiri sejak tahun 1969. Berawal dari Lamongan, kini tempat ini telah memiliki beberapa cabang, salah satunya yang terkenal berada di Jalan Raya Babat, Kabupaten Lamongan. Seiring waktu, cabangnya juga mulai merambah ke kota-kota lain seperti Malang dan Gresik.

Cara memasaknya cukup unik. Daging kambing dibakar tanpa bumbu terlebih dahulu, setelah setengah matang, baru dicelupkan ke dalam bumbu rahasia, lalu dibakar lagi sampai matang sempurna. Sate disajikan dengan bumbu kecap spesial dan irisan bawang merah yang membuat rasanya makin nikmat.

Warung Sate dan Gule Kambing H. Sopyan buka setiap hari mulai pukul 10 pagi hingga 9 malam, cocok untuk makan siang hingga makan malam. Dilansir dari akun TikTok @juragansatekambing, harga yang ditawarkan juga cukup ramah di kantong mulai Rp19.000 untuk lima tusuk sate kambing, dan Rp38.000 untuk seporsi gule kambing yang lezat. Rekomendasi utama di tempat ini adalah sate dan gulenya yang terkenal dengan daging empuk dan bumbu lezat menjadikannya destinasi kuliner wajib saat berkunjung ke Lamongan dan sekitarnya.


2. Rujak Mak Tas Paciran

Rujak Paciran telah dikenal sejak tahun 1986 dan menjadi salah satu kuliner khas daerah pesisir utara (Pantura) Lamongan. Rujak ini tidak hanya digemari oleh warga lokal, tetapi juga menarik perhatian pengunjung dari luar daerah. Menurut laporan dari situs web Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lamongan, perpaduan rasa pedas, manis dari gula merah, dan asin dari petis khas Pantura membuat rujak ini memiliki cita rasa unik yang sulit dilupakan.

Tempat makan rujak ini berada di Jalan Raya Paciran, Lamongan, dan buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.00. Harga seporsi rujak dibanderol mulai Rp7.000 saja, sangat ramah di kantong. Selain rujak, kamu juga bisa mencoba minuman khas Lamongan yaitu es dawet siwalan dengan harga Rp6.000. Menariknya lagi, tersedia sambal rujak kemasan yang bisa dibawa pulang sebagai oleh-oleh dengan harga mulai Rp15.000 hingga Rp25.000, tergantung ukuran.

Walaupun tempatnya tidak terlalu besar, suasana tempat makan ini sangat khas dan nyaman, apalagi kalau datang di pagi hari. Sambil menikmati rujak dengan buah segar, kamu bisa melihat aktivitas nelayan dan perahu di bawah jembatan yang menambah nuansa alami khas pesisir. Jadi, jika kamu berkunjung ke Lamongan, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi rujak legendaris satu ini.


3. Sego Sambel Pak Botak

Sego Sambel Pak Botak adalah salah satu tempat makan sederhana yang bisa dibilang hidden gem di Lamongan. Letaknya berada di dalam kawasan permukiman warga, tepatnya di Jalan Geneng, Kecamatan Brondong. Meski tersembunyi dan belum banyak diketahui wisatawan, tempat makan ini selalu ramai pengunjung setiap hari dan biasanya sudah habis sebelum pukul 11 siang. Menu andalannya adalah nasi hangat dengan ikan layang asap dan sambal pedas yang bikin nagih.

Selain ikan asap, tersedia juga menu alternatif seperti telur dadar dan tahu bagi yang tidak menyukai ikan. Satu porsi nasi dengan lauk dan sambal bisa kamu nikmati mulai dari Rp10.000 saja. Yang membuat tempat makan ini makin istimewa adalah penyajian nasi yang dialasi dengan daun jati, menambah aroma khas dan nuansa tradisional saat menyantapnya. Tak heran jika pengunjung rela antre sejak pagi demi mendapatkan sepiring sego sambel ini.

Sego Sambel Pak Botak buka setiap hari mulai pukul 06.30 pagi hingga 10.00. Berdasarkan ulasan dari kanal YouTube Indonesia Food Explorer, menu di tempat makan ini bahkan bisa habis sejak jam 9 pagi. Karena akses jalan yang kurang baik dan area parkir yang terbatas, disarankan untuk datang menggunakan sepeda motor saja.


4. Nasi Jagung Tanjung Kodok

Nasi jagung khas Paciran ini bisa kamu temukan di depan Wisata Bahari Lamongan (WBL), tepatnya di Jalan Raya Dandeles No.111, Tanjung Kodok. Tempat makan ini menawarkan konsep prasmanan, dengan nasi jagung sebagai menu utama yang disajikan bersama aneka lauk dan sayuran. Lokasinya yang strategis membuatnya mudah dijangkau wisatawan maupun warga lokal.

Dikutip dalam akun @kuliner.lamongan, harganya hanya Rp10.000, pengunjung bisa menikmati kuliner kearifan lokal dengan sepiring nasi jagung lengkap dengan lauk pilihan. Meskipun menunya sederhana, pilihan lauk cukup beragam, seperti sayur asem, kangkung, ikan asin, ikan moto ombo, dan sambal. Semua disajikan ala rumahan, cocok bagi pecinta cita rasa tradisional.

Tempat makan nasi jagung ini buka mulai pukul 10.00 hingga 16.00 dan sangat cocok untuk makan siang setelah lelah berkeliling WBL. Suasana yang sederhana, sajian yang nikmat, dan pilihan minuman serta camilan khas Lamongan menjadikan tempat ini pilihan tepat untuk mengisi tenaga. Sekali coba, rasa khasnya dijamin bikin kangen dan ingin kembali setiap kali berkunjung ke Lamongan.

(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *