Gelato merupakan pilihan sempurna untuk camilan sejuk saat Anda mengunjungi Yogyakarta.
Tempat makan ini sering kali menjadi tujuan para pelancong yang ingin menghilangkan rasa gerah akibat cuaca, ataupun beristirahat bersama keluarga dan teman-teman dekat.
Banyak ide bisnis dapat lahir dari beragam konsep menu gelato. Walaupun asli dari Italia, gelato telah dirubah menjadi hidangan spesial yang populer dan disenangi oleh banyak orang.
Beberapa jenis rasa berbeda serta kerjasama dalam pembuatan menu dapat menarik pengunjung dan warga lokal yang ada di Yogyakarta.
Satu lokasi yang direkomendasikan untuk menikmati gelato lezat di sekitar Jalan Kaliurang adalah My Gelato. Ini dia penjelasan mengapa Anda harus kesana:
1. Market keluarga
Pendiri My Gelato, Aditya Suryadinata, menyadari bahwa es krim gelato telah banyak beredar di Yogyakarta untuk waktu yang cukup lama.
“Salah satu masalahnya, sejak dulu banyak pengunjung yang khusus datang ke Yogyakarta hanya untuk mencicipi es krim di My Gelato. Tetapi mereka kerap kali merasakan kendala lantaran My Gelato biasanya terletak di area-area destinasi pariwisata,” jelasnya.
“Karena pasar utama kami adalah keluarga, oleh karena itu kami juga menyiapkan area bermain anak di lokasi ini. Selain itu, daerah ini juga memiliki populasi mahasiswa yang besar,” jelas Aditya.
MyGelato terletak di Jalan Pandega Karya Nomor 16 Caturtunggal pada tanggal 8 Juni 2025.
2. Terdapat 100 variasi rasanya.
Aditya menyebutkan bahwa tersedia hingga 100 variasi rasa, dan di cabang barunya ini My Gelato menawarkan 48 rasa populer yang paling disukai pelanggan.
Dia pun memastikan bahwa bahannya terbuat dari material alami tanpa tambahan Pewarna atau Essens. Di samping itu, tersedia 12 variasi rasa yang menggunkan komposisi lebih berkualitas tinggi.
3. Susu murni 100 persen
“Gelato kita pakai seratus persen susu asli. Susu ini penting bagi anak-anak, khususnya saat ini sedang berlangsung program pemerintah mencegah stunting,” ujarnya.
Di lokasi baru ini, My Gelato sengaja bekerja sama dengan kopi Hoja serta donat Kalis.
Kerjasama ini ditujukan sebagai solusi ideal untuk orang-orang yang menginginkan pengalaman mencicipi kopi bersama dengan gelato dan donat tanpa perlu bergerak dari satu lokasi ke lokasi lainnya.
Sebagai contoh, jika ada sebuah keluarga datang kemari, sang ayah mungkin ingin minum kopi, sedangkan anak-anaknya menginginkan gelato. Maka dari itu, suatu lokasi dalam My Gelato dapat memenuhi permintaan mereka. Bahkan, kopi yang ditawarkan juga bisa dipadukan dengan gelato-nya.
4. Buka lebih awal
Menurut Aditya, selain bekerja sama dengan Hoja Coffee Bar dan donat Kalis, House of My Gelato juga memenuhi keinginan masyarakat untuk sarapan. Hal ini karena cabang baru mereka dibuka lebih awal daripada toko gelato biasanya.
“Kami membuka mulai pukul 08:00 hingga pukul 24:00. Kami melayani para tamu yang mau menikmati kopi bersamaan dengan sarapan donat ataupun mengonsumsi gelato pada waktu pagi dan juga malam hari. Yogya belakangan ini memang cukup panas, jadi sesuatu yang sejuk pastinya menyegarkan,” tegasnya.
5. Penggabungan antara kopi dengan gelato
Renato Ramadhan, pemilik dari Hoja Coffee Bar, menyebut bahwa salah satu kerjasama unggulan yang ditampilkan di House of My Gelato ini ialah Avogato. Minuman atau hidangan ini menggabungkan antara kopi dan gelato bersamaan dengan varian premium Black Diamond.
Di sini juga merupakan cabang kedua untuk Kopi Hoja, dan kami menyesuaikan konsep bar kami bersama My Gelato agar tidak hanya mencakup keluarga tetapi juga mengincar pasar mahasiswa. Oleh karena itu, di tempat ini kami memberi nama Hoja Coffee sebagai ‘Hoja Friend and Family,’ tambahnya.
Rumah Gelato Milikku ditetapkan dengan harga serupa seperti tempat lain, yaitu dimulai dari angka Rp30ribu. Dalam masa Periode Peluncuran Besar Rumah Gelato Milikku sampai tanggal 10 Juni 2025, konsumen akan menerima tawaran istimewa antara lain beli 1 dapat 1 serta donat gratis bagi 50 pembeli pertama.
(/ Bunga Kartikasari)



