Sejarah Bakmi Jowo Bu Citro, Kuliner Legendaris yang Dikunjungi Prabowo, Jokowi, dan Menteri

Posted on

Sejarah dan Keistimewaan Bakmi Jowo Bu Citro di Kota Solo

Kota Solo, Jawa Tengah, memiliki banyak warisan budaya yang menarik untuk diketahui. Salah satunya adalah kuliner legendaris yang telah bertahan selama beberapa dekade, yaitu Bakmi Jowo Bu Citro. Warung ini menjadi salah satu tempat makan favorit keluarga Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi). Lokasi usaha tersebut berada di jalan Pulanggeni, Tipes, Solo.

Bakmi Jowo Bu Citro awalnya didirikan pada tahun 1970 oleh pasangan suami istri bernama Pak Citro Puspito dan Bu Citro. Awalnya, mereka hanya menjual nasi goreng menggunakan gerobak bongkar pasang di sekitar kota Solo. Namun, karena rasa yang lezat dan unik, masakan mereka mulai dikenal oleh masyarakat setempat. Salah satu menu andalan yang paling diminati adalah bakmi, sehingga nama Mie Bu Citro Veteran mulai populer.

Pada tahun 1970, usaha mereka berkembang dan akhirnya menetap di lokasi permanen. Selama bertahun-tahun, konsistensi dalam penyajian masakan menjadi kunci keberhasilan Bakmi Jowo Bu Citro. Komposisi bumbu, bahan, dan metode memasak tetap sama sejak pertama kali diperkenalkan, sehingga cita rasa orisinal tetap terjaga.

Tahun 2000 menjadi momen penting dalam sejarah Bakmi Jowo Bu Citro. Usaha ini dipindahkan ke rumah ibu dari Pak Citro di Jalan Pulanggeni No. 40, Yogyakarta. Di sana, BBC-1 resmi berdiri sebagai restoran tetap. Dengan semakin banyak pengunjung, pasangan ini mulai merekrut dan melatih karyawan untuk menjaga standar rasa khas BBC.

Selain BBC-1, pada tahun 2001 dibuka cabang kedua bernama BBC-2 di Jalan Wijaya Kusuma No. 8, Solo. Sementara itu, BBC-1 dilanjutkan oleh Pak Joko Mulyono. Tak lama kemudian, cabang ketiga hadir di Jakarta dengan nama BBC-3, yang berlokasi di Ruko Fortune. BBC-3 menjadi sangat populer, dengan pengunjung yang memadati restoran mulai pukul 17.00 hingga 22.00 setiap harinya.

Pelanggan Setia dari Kalangan Elit

Keistimewaan dan kualitas masakan Bakmi Jowo Bu Citro tidak hanya menarik perhatian masyarakat biasa, tetapi juga kalangan elit. Salah satu pelanggan setia adalah Menteri Penerangan era Orde Baru, yang sering meminta Pak Citro memasak langsung untuk acara resmi kenegaraan. Bahkan, saat peringatan ulang tahun partai politik di tahun 2015, menu dari BBC dipercaya untuk menjamu tamu-tamu penting, termasuk anggota DPR pusat.

Selain itu, pengusaha batik ternama dari Solo juga menjadi pelanggan rutin. Hal ini membuktikan bahwa kualitas masakan yang disajikan tidak hanya enak, tetapi juga memiliki nilai historis dan keistimewaan tersendiri.

Filosofi “Tindak-Tindak”

Bakmi Jowo Bu Citro memiliki filosofi unik yang disebut “Tindak-Tindak”. Kata ini berasal dari bahasa Jawa yang artinya “jalan-jalan” atau “berpindah-pindah tempat”. Filosofi ini mencerminkan visi BBC dalam ekspansi usahanya, yaitu menyebarkan cita rasa khas BBC ke berbagai kota di luar Solo.

Meskipun sempat menolak berbagai tawaran ekspansi karena mempertimbangkan kualitas dan manajemen, pada akhirnya pada 17 Januari 2017, BBC membuka cabang baru di Tangerang Selatan, yang dikenal sebagai BBC Tindak-Tindak atau BBC-3. Ini menandai langkah besar dalam pengembangan bisnis yang tetap menjaga kualitas dan citarasa asli.

Kunjungan Presiden Prabowo Subianto dan Joko Widodo

Bakmi Jowo Bu Citro tidak hanya menjadi tempat makan bagi masyarakat umum, tetapi juga menjadi destinasi bagi para tokoh penting. Baru-baru ini, Presiden RI Prabowo Subianto mengunjungi Bakmi Jowo Bu Citro bersama Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) pada Minggu (21/7/2025).

Mereka makan malam bersama di meja yang sama, di mana juga hadir Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming dan Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus Aris Marsudiyanto. Makan malam tersebut berlangsung tertutup dan berlangsung sekitar satu jam. Keduanya tampak menikmati bakmi kuah yang terkenal nikmatnya.

Kehadiran para tokoh nasional ini menambah prestise dan popularitas Bakmi Jowo Bu Citro, yang tetap menjaga kualitas dan cita rasa autentik sejak puluhan tahun lalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *